Ungu optimistis bikin album tanpa Pasha
Sabtu, 23 Juli 2016 22:25 WIB
Pasha atau Sigit Purnomo (FOTO ANTARA/Dewi Fajriani)
Makassar (ANTARA Sulsel) - Grup band papan atas Indonesia, Ungu optimistis dalam pembuatan album baru meski tanpa diperkuat Pasha atau Sigit Purnomo yang harus meningglkan grup karena fokus menjalankan tugasnya sebagai Wakil Wali Kota Palu.
Pemain bass Ungu, Makki di Makassar, Sabtu, mengatakan absennya Pasha dalam album nanti juga sekaligus sebagai pembuktikan sejauh mana potensi Ungu menghadapi persaingan di blantika musik Indonesia.
"Soal optimisme, kita tentunya begitu optimistis (bisa diterima industri musik Indonesia). Saya kira ini juga sebagai pembuktikan, apalagi Pasha memang tidak bisa diganggu karena fokus dengan tugasnya (wakil walikota Palu)," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembuatan album itu sendiri memang sudah menjadi tanggung jawab sebuah band. Itupun yang membuat dirinya tidak ingin berlarut-larut "meratapi" ketidak-hadiran vokalis mereka karena urusan yang berbeda.
Selain itu, pihaknya juga tidak bisa memaksa Pasha untuk kembali memperkuat band Ungu karena sudah menjadi pejabat suatu daerah.
"Jika wakil wali kota nyambi jadi penyanyi, tentu repot juga. Apalagi itu bisa menjadi sorotan dan itu kita pahami," katanya.
Meski tidak lagi tampil sebagai vokalis Ungu di album yang segera dirampungkan itu, dirinya mengaku masih ada peluang karya atau ciptaan Pasha di masukkan dalam album tersebut.
Hal itu, kata dia, tentunya tergantung apakah Enda atau Onci bisa menerima lagu itu dan dinilai menarik untuk dinyanyikan.
"Kita masih sering komunikasi dengan Pasha seperti lewat WA. Intinya lagu itu menarik atau tidak, bukan semata penyanyinya namun syair lagu itu sendiri apakah mudah diterima atau sebaliknya," ujarnya.
Selain kembali fokus pembuatan album baru bersama personel Ungu, Makki juga saat ini tengah fokus menggarap projek bernama The Brave bersama beberapa musisi papan atas Indonesia seperti Piyu (gitar), Agung Gimbal (drum), Virzha (vokal), Yacko (rap/vokal), dan Devina (DJ).
Dirinya juga mengaku menikmati kerjasama dengan beberapa musisi ini karena memberikan sesuatu yang berbeda dengan band yang membesarkan namanya yakni Ungu.
Pemain bass Ungu, Makki di Makassar, Sabtu, mengatakan absennya Pasha dalam album nanti juga sekaligus sebagai pembuktikan sejauh mana potensi Ungu menghadapi persaingan di blantika musik Indonesia.
"Soal optimisme, kita tentunya begitu optimistis (bisa diterima industri musik Indonesia). Saya kira ini juga sebagai pembuktikan, apalagi Pasha memang tidak bisa diganggu karena fokus dengan tugasnya (wakil walikota Palu)," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembuatan album itu sendiri memang sudah menjadi tanggung jawab sebuah band. Itupun yang membuat dirinya tidak ingin berlarut-larut "meratapi" ketidak-hadiran vokalis mereka karena urusan yang berbeda.
Selain itu, pihaknya juga tidak bisa memaksa Pasha untuk kembali memperkuat band Ungu karena sudah menjadi pejabat suatu daerah.
"Jika wakil wali kota nyambi jadi penyanyi, tentu repot juga. Apalagi itu bisa menjadi sorotan dan itu kita pahami," katanya.
Meski tidak lagi tampil sebagai vokalis Ungu di album yang segera dirampungkan itu, dirinya mengaku masih ada peluang karya atau ciptaan Pasha di masukkan dalam album tersebut.
Hal itu, kata dia, tentunya tergantung apakah Enda atau Onci bisa menerima lagu itu dan dinilai menarik untuk dinyanyikan.
"Kita masih sering komunikasi dengan Pasha seperti lewat WA. Intinya lagu itu menarik atau tidak, bukan semata penyanyinya namun syair lagu itu sendiri apakah mudah diterima atau sebaliknya," ujarnya.
Selain kembali fokus pembuatan album baru bersama personel Ungu, Makki juga saat ini tengah fokus menggarap projek bernama The Brave bersama beberapa musisi papan atas Indonesia seperti Piyu (gitar), Agung Gimbal (drum), Virzha (vokal), Yacko (rap/vokal), dan Devina (DJ).
Dirinya juga mengaku menikmati kerjasama dengan beberapa musisi ini karena memberikan sesuatu yang berbeda dengan band yang membesarkan namanya yakni Ungu.
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Band lokal FrontXSide serukan solidaritas kemerdekaan Palestina di momentum F8
28 July 2024 15:39 WIB, 2024
Jumlah penumpang mudik Natal 2023 di Bandara Hasanuddin naik 3,5 persen
22 December 2023 18:29 WIB, 2023
Grup band Coldplay buka konser perdananya di Jakarta dengan "Higher Power"
16 November 2023 5:47 WIB, 2023
Bareskrim memeriksa vokalis Zivilia soal jaringan narkoba Fredy Pratama
05 October 2023 11:03 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019