Indra Sjafri Blusukan ke Ngada Flores
Sabtu, 18 Maret 2017 18:09 WIB
Indra Sjafri (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)
Kupang (Antara Sulsel) - Pelatih Sepak Bola Tim Nasional U-19 Indra Sjafri blusukan ke Kabupaten Ngada, Pulau Flores untuk menyeleksi sejumlah pemain berbakat di daerah ini untuk masuk menjadi tim inti Timnas U-19.
"Saya sengaja ke Ngada, karena waktu seleksi di Atambua beberapa waktu lalu, para pemain ini tidak bisa ikut karena alasan cuaca buruk," katanya, saat dihubungi dari Kupang, Sabtu.
Menurutnya, potensi dan bakat para pemain di Flores, Nusa Tengara Timur tidak kalah dengan para pemain dari Pulau Jawa, dan daerah lainnya di Indonesia.
Menurutnya, selama ini potensi pemain-pemain NTT khususnya di Pulau Flores tidak bisa berkembang dengan baik, karena tidak ada yang melihat dan melatihnya secara baik.
"Karena itu, saya ke daerah ini, ingin melihat langsung potensi yang dimiliki oleh generasi muda kita agar siapa tahu ada yang bisa masuk skuad Timnas U-19. Apalagi kedatangan saya ke sini memenuhi janji saya saat berada di Atambua," ujarnya lagi.
Alasannya menjadikan NTT sebagai daerah tujuan pertama dalam proses seleksi pemain Timnas U-19, karena menurutnya pemain-pemain NTT layak untuk diperhitungkan setelah muncul Yabes, Aslan, dan beberapa pemain lain yang kini telah berada di skuat Bali United.
Sebelumnya, dia telah menyeleksi kurang lebih 35 pemain asal NTT di Kota Atambua, Kabupaten Belu, dan dari hasil seleksi tersebut ada enam pemain asal NTT yang diboyong dan masuk dalam seleksi tahap pertama Timnas U-19.
Namun dari enam nama tersebut tak ada satu pun perwakilan dari NTT.
Menurutnya, untuk masuk dalam skuad garuda muda adalah hak dan kewajiban para pemain sepak bola, namun tentu harus dilakukan seleksi yang ketat untuk mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik.
"Bagi saya, kita berikan mereka kesempatan untuk ikut seleksi. Masalah masuk timnas atau tidak urusan berikutnya. Intinya adalah mereka bisa bahagia," katanya pula.
Ia meyakini di NTT akan ada Yabes-yabes berikutnya yang bisa mengisi posisi di Timnas U-19 nanti.
Terkait seleksi Timnas U-19 tahap pertama akan segera dilaksanakan pada Minggu (19/3) nanti di Surabaya.
"Timnas U-19 akan dipersiapkan untuk bertanding dalam Piala AFF U-19 pada bulan September mendatang, selain itu juga persiapam juga dilakukan untuk Piala AFC U-19 yang akan dilaksanakan pada November 2017 nanti," katanya pula.
Target yang diberikan PSSI untuk pelatih yang pernah membawa Garuda Jaya menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 lalu ini adalah agar pelatih berdarah Minang ini bisa kembali menorehkan hasil yang sama di kancah persepakbolaan Asia.
"Saya sengaja ke Ngada, karena waktu seleksi di Atambua beberapa waktu lalu, para pemain ini tidak bisa ikut karena alasan cuaca buruk," katanya, saat dihubungi dari Kupang, Sabtu.
Menurutnya, potensi dan bakat para pemain di Flores, Nusa Tengara Timur tidak kalah dengan para pemain dari Pulau Jawa, dan daerah lainnya di Indonesia.
Menurutnya, selama ini potensi pemain-pemain NTT khususnya di Pulau Flores tidak bisa berkembang dengan baik, karena tidak ada yang melihat dan melatihnya secara baik.
"Karena itu, saya ke daerah ini, ingin melihat langsung potensi yang dimiliki oleh generasi muda kita agar siapa tahu ada yang bisa masuk skuad Timnas U-19. Apalagi kedatangan saya ke sini memenuhi janji saya saat berada di Atambua," ujarnya lagi.
Alasannya menjadikan NTT sebagai daerah tujuan pertama dalam proses seleksi pemain Timnas U-19, karena menurutnya pemain-pemain NTT layak untuk diperhitungkan setelah muncul Yabes, Aslan, dan beberapa pemain lain yang kini telah berada di skuat Bali United.
Sebelumnya, dia telah menyeleksi kurang lebih 35 pemain asal NTT di Kota Atambua, Kabupaten Belu, dan dari hasil seleksi tersebut ada enam pemain asal NTT yang diboyong dan masuk dalam seleksi tahap pertama Timnas U-19.
Namun dari enam nama tersebut tak ada satu pun perwakilan dari NTT.
Menurutnya, untuk masuk dalam skuad garuda muda adalah hak dan kewajiban para pemain sepak bola, namun tentu harus dilakukan seleksi yang ketat untuk mendapatkan yang terbaik dari yang terbaik.
"Bagi saya, kita berikan mereka kesempatan untuk ikut seleksi. Masalah masuk timnas atau tidak urusan berikutnya. Intinya adalah mereka bisa bahagia," katanya pula.
Ia meyakini di NTT akan ada Yabes-yabes berikutnya yang bisa mengisi posisi di Timnas U-19 nanti.
Terkait seleksi Timnas U-19 tahap pertama akan segera dilaksanakan pada Minggu (19/3) nanti di Surabaya.
"Timnas U-19 akan dipersiapkan untuk bertanding dalam Piala AFF U-19 pada bulan September mendatang, selain itu juga persiapam juga dilakukan untuk Piala AFC U-19 yang akan dilaksanakan pada November 2017 nanti," katanya pula.
Target yang diberikan PSSI untuk pelatih yang pernah membawa Garuda Jaya menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 lalu ini adalah agar pelatih berdarah Minang ini bisa kembali menorehkan hasil yang sama di kancah persepakbolaan Asia.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indra Sjafri diprediksi ubah susunan pemain timnas U22 Indonesia vs Myanmar U22
12 December 2025 13:37 WIB
Indra soroti kinerja lini depan setelah timnas Indonesia U-23 gagal kalahkan India
14 October 2025 6:28 WIB
Indra Sjafri panggil 32 skuad pertama timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
02 October 2025 6:07 WIB
Indra Sjafri mohon maaf gagal loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia U-20 205
20 February 2025 4:43 WIB
Indra Sjafri akui timnas Indonesia U-20 sulit bongkar pertahanan Yordania
25 January 2025 7:20 WIB, 2025
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB