Bupati Bulukumba Buka "Pabbitaeng Jarang"
Minggu, 17 September 2017 22:03 WIB
Suasana lomba 'Pabbitaeng Jarang' di Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu (17/9). (FOTO/Syamsurya Pratama)
Bulukumba (Antara Sulsel) - Bupati AM Sukri A Sappewali membuka kejuaraan 'Pabbitaeng Jarang' (pacuan kuda) di Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Minggu.
AM Sukri mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi yang telah lama hilang dan dibangkitkan kembali oleh adik- adik kita Ikatan Pemuda Kreatif dan Innovatif Balleanging.
"Selaku pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapreasi kegiatan ini. Kita berharap lomba pacuan kuda menjadi tradisi tiap tahunnya untuk diperlombakan," katanya.
Menurut dia, pemuda harus berani dalam bertindak dan mempertimbangkan segala konsekuensi yang ada.
"Saya berharap arena lomba yang ada saat ini bisa dipatenkan, sehingga kita memiliki arena pacuan kuda yang permanen. Untuk itu, saya perintahkan kepala desa untuk menelusuri siapa pemilik tanah, sehingga bisa dijadikan aset pemerintah," harapnya.
Ketua Panitia Pebbittaeng Jarang Indra Hidayat mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena warga memiliki rasa kekhawatiran yang berlebihan.
Indra menambahkan, pemuda takut kehilangan tradisi para leluhur yang selalu menjunjung tinggi adat dan tradisinya.
"Acara ini di ikuti Joki dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Ujung Loe. Lombanya kita laksanakan di Lapangan Sapiri Pangka diikuti oleh 30 ekor kuda," ujarnya.
Dalam kegiatan balap kuda tersebut Juara pertama diraih Curu perwakilan Desa Balleanging, disusul Kama dan Basma diurutan ketiga.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba Ahmad Januaris, Kapolsek Ujung Loe, Camat Ujung Loe, Camat Bonto Tiro, Kepala Puskesmas Balleanging dan para Kepala Desa se-Kecamatan Ujung Loe.
AM Sukri mengatakan kegiatan ini merupakan tradisi yang telah lama hilang dan dibangkitkan kembali oleh adik- adik kita Ikatan Pemuda Kreatif dan Innovatif Balleanging.
"Selaku pemerintah daerah sangat mendukung dan mengapreasi kegiatan ini. Kita berharap lomba pacuan kuda menjadi tradisi tiap tahunnya untuk diperlombakan," katanya.
Menurut dia, pemuda harus berani dalam bertindak dan mempertimbangkan segala konsekuensi yang ada.
"Saya berharap arena lomba yang ada saat ini bisa dipatenkan, sehingga kita memiliki arena pacuan kuda yang permanen. Untuk itu, saya perintahkan kepala desa untuk menelusuri siapa pemilik tanah, sehingga bisa dijadikan aset pemerintah," harapnya.
Ketua Panitia Pebbittaeng Jarang Indra Hidayat mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena warga memiliki rasa kekhawatiran yang berlebihan.
Indra menambahkan, pemuda takut kehilangan tradisi para leluhur yang selalu menjunjung tinggi adat dan tradisinya.
"Acara ini di ikuti Joki dari beberapa desa yang ada di Kecamatan Ujung Loe. Lombanya kita laksanakan di Lapangan Sapiri Pangka diikuti oleh 30 ekor kuda," ujarnya.
Dalam kegiatan balap kuda tersebut Juara pertama diraih Curu perwakilan Desa Balleanging, disusul Kama dan Basma diurutan ketiga.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba Ahmad Januaris, Kapolsek Ujung Loe, Camat Ujung Loe, Camat Bonto Tiro, Kepala Puskesmas Balleanging dan para Kepala Desa se-Kecamatan Ujung Loe.
Pewarta : Syamsurya Pratama
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019