Sinjai (Antara Sulsel) - Dinas Koperasi,UKM dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kabupaten Sinjai, kembali melakukan inovasi dalam upaya pembinaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan membuka klinik layanan konsultasi pengemasan kripik.
Kepala Seksi Kelembagaan UKM Diskopnaker Kabupaten Sinjai Nur Insana di Sinjai, Selasa, mengungkapkan terobosan ini dibentuk karena banyak pelaku UMK utamanya pengusaha kripik yang masih menggunakan kemasan sederhana.
"Kami berharap Keberadaan Lembaga Konsultasi Pengemasan Kripik yang sekretariatnya berada Kantor Diskopnaker Kabupaten Sinjai ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha kripik, sehingga kemasan berbagai produk yang selama ini masih sangat sederhana, bisa menjadi lebih baik dan mampu meningkatkan daya saing produk," ungkapnya.
Salah seorang pelaku usaha kripik Sukmawati di Desa Pattalassang menyambut baik dibukanya Klinik tersebut.
"Salah satu kendala yang kami hadapi selama ini adalah persoalan kemasan. Banyak pelaku usaha yang memiliki kripik dengan cita rasa yang tidak kalah dengan buatan pabrik, namun kurang mampu bersaing di pasaran lantaran kemasan yang kurang menarik. Karena itu, dibukanya Klinik Kemasan oleh Diskopnaker Sinjai, mudah mudahan bisa menjadi solusi terhadap problem tersebut," ujar Sukmawati.
Layanan Konsultasi Pengemasan Kripik yang memanfaatkan pendamping UKM selaku tenaga tehnis ini terbuka untuk umum, serta tidak dipungut biaya.
Diskopnaker Sinjai Bentuk Layanan Konsultasi Pengemasan Kripik
Selasa, 3 Oktober 2017 21:57 WIB
klinik layanan konsultasi pengemasan kripik Diskopnaker Kabupaten Sinjai (FOTO/Humas Pemkab Sinjai)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskopnaker Sinjai hadirkan puluhan perusahaan nasional pada Job Fair 2022
22 November 2022 4:56 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Belanja pemerintah pusat di Sulsel pada triwulan I 2026 mencapai Rp4,7 triliun
06 May 2026 14:22 WIB
BPS: Transportasi udara dan laut di Sulsel meningkat signifikan per Maret 2026
05 May 2026 20:59 WIB