Sulsel Tuan Rumah Kompetisi Marching Band 2017
Senin, 23 Oktober 2017 18:49 WIB
Dokumentasi-Sejumlah siswa memainkan alat musik saat mengikuti Parade Marching Band pada kegiatan Makassar International F8 di Anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat (9/9). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Makassar (Antara Sulsel) - Provinsi Sulawesi Selatan menjadi tuan rumah Akkarena Marching Band Competition (AMBC) tahun ke III yang akan berlangusung 3-5 November 2017 di GOR Sudiang Makassar.
"Kami berharap tahun ini AMBC dapat memberikan pengalaman yang baru dan berharga bagi para peserta," kata Wakil Ketua Panita Pelaksana, Haslan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.
Selain itu, pihaknya berharap kepada masyarakat dapat berpartisipasi baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan semangat kepada seluruh peserta dan mendukung penyelenggaraan AMBC III demi kesuksesan kompetisi agar berjalan dengan lancar, selain menjadi hiburan juga membawa nama baik Sulsel.
Promotor kegiatan ini mengemukakan, kompetisi Marching Band juga merupakan rangkaian hari jadi Provinsi Sulsel ke-348 tahun dan memperebutkan piala Wakil Gubernur Sulsel H Agus Arifin Nu`mang.
Color Guard Makassar (CGM) bersama Marching Addected (BC Squad) selaku panitia penyelenggara antusias dan optimistis pelaksanaan AMBC III dapat berjalan dengan baik dan sukses seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Saat ini persiapan sudah hampir rampung, baik teknis maupun non teknisnya. Tahun ini peserta yang berpartisipasi meningkat dari tahun sebelumnya," sebut Haslan.
Dirinya menyebutkan sebanyak 35 tim yang terbagi dalam tiga divisi yakni Junior, Senior dan Open Class, sudah bersiap untuk bertanding pada pegelaran tersebut.
Para peserta terdiri dari tingkat pelajar mulai SD, SMP, SMU serta Perguruan Tinggi yang datang dari berbagai Kota dan provinsi di Indonesia, seperti Toli-toli, Gorontalo, Sulawesi Utara, Palu, Poso, Mamuju, Polman, dan daerah lainnya.
Kegiatan ini, kata dia, bernilai positif untuk mengembangkan ilmu dan wawasannya dibidang seni khususnya seni musik. Dalam hal organisasi, mereka dapat membentuk karakter pribadi mereka sendiri, belajar untuk disiplin dan bekerja sama dalam tim.
Haslan menambahkan kegiatan tersebut diharapkan mampu mengasah otak dan meningkatkan kreatifitas anak muda seusia mereka khususnya di bidang marching band dan mendorong mereka untuk menjauhi pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang kini menjadi perhatian khusus guru dan orang tua.
Untuk mata lomba yang akan dipertandingkan pada AMBC III antara lain, Display Show, Street Parade, Percussions dan Color Guard Contest serta Individual Contest.
Sedangkan untuk dewan Juri, tambah dia, didatangkan dari tingkat nasional yang berpengalaman dan telah diakui kredibilitasnya di dunia marcing band tanah air guna memberikan penilaian secara objektif kepada peserta.
"Kami berharap tahun ini AMBC dapat memberikan pengalaman yang baru dan berharga bagi para peserta," kata Wakil Ketua Panita Pelaksana, Haslan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin.
Selain itu, pihaknya berharap kepada masyarakat dapat berpartisipasi baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan semangat kepada seluruh peserta dan mendukung penyelenggaraan AMBC III demi kesuksesan kompetisi agar berjalan dengan lancar, selain menjadi hiburan juga membawa nama baik Sulsel.
Promotor kegiatan ini mengemukakan, kompetisi Marching Band juga merupakan rangkaian hari jadi Provinsi Sulsel ke-348 tahun dan memperebutkan piala Wakil Gubernur Sulsel H Agus Arifin Nu`mang.
Color Guard Makassar (CGM) bersama Marching Addected (BC Squad) selaku panitia penyelenggara antusias dan optimistis pelaksanaan AMBC III dapat berjalan dengan baik dan sukses seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Saat ini persiapan sudah hampir rampung, baik teknis maupun non teknisnya. Tahun ini peserta yang berpartisipasi meningkat dari tahun sebelumnya," sebut Haslan.
Dirinya menyebutkan sebanyak 35 tim yang terbagi dalam tiga divisi yakni Junior, Senior dan Open Class, sudah bersiap untuk bertanding pada pegelaran tersebut.
Para peserta terdiri dari tingkat pelajar mulai SD, SMP, SMU serta Perguruan Tinggi yang datang dari berbagai Kota dan provinsi di Indonesia, seperti Toli-toli, Gorontalo, Sulawesi Utara, Palu, Poso, Mamuju, Polman, dan daerah lainnya.
Kegiatan ini, kata dia, bernilai positif untuk mengembangkan ilmu dan wawasannya dibidang seni khususnya seni musik. Dalam hal organisasi, mereka dapat membentuk karakter pribadi mereka sendiri, belajar untuk disiplin dan bekerja sama dalam tim.
Haslan menambahkan kegiatan tersebut diharapkan mampu mengasah otak dan meningkatkan kreatifitas anak muda seusia mereka khususnya di bidang marching band dan mendorong mereka untuk menjauhi pergaulan bebas dan kenakalan remaja yang kini menjadi perhatian khusus guru dan orang tua.
Untuk mata lomba yang akan dipertandingkan pada AMBC III antara lain, Display Show, Street Parade, Percussions dan Color Guard Contest serta Individual Contest.
Sedangkan untuk dewan Juri, tambah dia, didatangkan dari tingkat nasional yang berpengalaman dan telah diakui kredibilitasnya di dunia marcing band tanah air guna memberikan penilaian secara objektif kepada peserta.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Band lokal FrontXSide serukan solidaritas kemerdekaan Palestina di momentum F8
28 July 2024 15:39 WIB, 2024
Jumlah penumpang mudik Natal 2023 di Bandara Hasanuddin naik 3,5 persen
22 December 2023 18:29 WIB, 2023
Grup band Coldplay buka konser perdananya di Jakarta dengan "Higher Power"
16 November 2023 5:47 WIB, 2023
Bareskrim memeriksa vokalis Zivilia soal jaringan narkoba Fredy Pratama
05 October 2023 11:03 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019