Makassar (Antara Sulsel) - Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mendorong para dosen dapat menerapkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) melalui ajang workshop.

Rektor UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA di Makassar, Sabtu, mengatakan pelaksanaan program pembelajaran, serta penentuan jenis dan kualifikasi lulusan memang memerlukan kurikulum yang berperan dalam menentukan keberhasilan pendidikan.

"Penyusunan dan menerapkan kurikulum sesuai dengan perkembangan serta mengikuti kebijakan pemerintah dan kebutuhan pasar," katanya saat membuka Workshop Pengembangan Kurikulum dan RPS Program Studi berbasis KKNI ( Learning Outcomes) hari ini.

Dalam kegiatan tersebut juga menhadirkan sejumlah narasumber seperti Prof Dr Wachyu Sundayana, MA (UPI Bandung) Dekan Fakultas Sastra UMI Dra Hj Muli Umiaty Noer M Hum, peserta workshop yang terdiri Dosen fakultas Sastra dan Akademi Bahasa Asing.

"Kurikulum itu baik tidaknya bukan kita yang menentukan tapi pengguna lulusan. Karena itu tentunya diharapkan dosen dalam menyusun kurikulum lebih merujuk standar nasional dan mengacu pada kebutuhan masyarakat, agar program studi kita diminati,"ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lulusan dengan pengembangan kurikulum dan rps sehingga lulusan dapat bersaing di era teknologi informasi yang serba mengagetkan ini.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra Dra Hj Muli Umiaty Noer M Hum yang didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr Rusdiah M Hum melaporkan bahwa tujuan workshop ini untuk mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum yang ada di program studi fakultas Sastra dan Akademi Bahasa Asing dan menyesuaikannya dengan KKNI.

Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas dosen fakultas Sastra sebanyak 47 orang dan 5 orang Dosen Akademi Bahasa Asing.

Pewarta : Abd Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2024