Mendagri dihibur penari bermain api
Minggu, 8 April 2018 21:55 WIB
Ilustrasi. Penari Pepe' ka ri Makkah melakukan atraksi sembur api (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dihibur dengan tarian "Pepe-pepeka Baine" yang tampilkan oleh empat gadis yang bermain api pada acara malam ramah tamah Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu malam (8/4).
Para penari binaan Sanggar Sirajuddin Gowa ini menarikan tarian magis ini dengan menggunakan api yang membakar tubuh dan pakaian baju `Bodo` modifikasi yang mereka gunakan mereka.
Namun tubuh para penari yang disulut dengan api itu tidak terbakar, begitu juga baju yang dikenakan pun tidak terbakar. sehingga suasana acara malam ramah tamah dalam rangkaian pelepasan masa akhir jabatan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini tampak menarik.
Tarian tradisional tersebut sampai saat ini masih terus ada di Makassar. Tarian yang biasanya diperankan laki-laki ini diiringi lagu dengan lirik, "pepe-pepeka ri Makka lenterayya ri Madina Ya Allah Paroba Sai Na Takakbere dunia."
Pada saat puncak penampilan tarian ini, para penari memegang obor dan akan mengarahkan api ke tubuh temannya atau dirinya sendiri. termasuk kepada para penonton.
Pada kesempatan malam itu, Syahrul Yasin Limpo yang pertama dibakar tubuhnya. Selanjutnya Syahrul mengajak Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono untuk dibakar tubuh dan bajunya. Sony Sumarsono terlihat santai saja bermain-main api.
Sedangkan Mendagri Tjahjo Kumolo bersama istri yang duduk di meja terlihat begitu takjub dan terkesima.
Tjahjo Kumolo sendiri dijadwalkan akan melantik Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur Sulsel menggantikan Syahrul Yasin Limpo pada Senin (9/4) pagi.
Para penari binaan Sanggar Sirajuddin Gowa ini menarikan tarian magis ini dengan menggunakan api yang membakar tubuh dan pakaian baju `Bodo` modifikasi yang mereka gunakan mereka.
Namun tubuh para penari yang disulut dengan api itu tidak terbakar, begitu juga baju yang dikenakan pun tidak terbakar. sehingga suasana acara malam ramah tamah dalam rangkaian pelepasan masa akhir jabatan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini tampak menarik.
Tarian tradisional tersebut sampai saat ini masih terus ada di Makassar. Tarian yang biasanya diperankan laki-laki ini diiringi lagu dengan lirik, "pepe-pepeka ri Makka lenterayya ri Madina Ya Allah Paroba Sai Na Takakbere dunia."
Pada saat puncak penampilan tarian ini, para penari memegang obor dan akan mengarahkan api ke tubuh temannya atau dirinya sendiri. termasuk kepada para penonton.
Pada kesempatan malam itu, Syahrul Yasin Limpo yang pertama dibakar tubuhnya. Selanjutnya Syahrul mengajak Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono untuk dibakar tubuh dan bajunya. Sony Sumarsono terlihat santai saja bermain-main api.
Sedangkan Mendagri Tjahjo Kumolo bersama istri yang duduk di meja terlihat begitu takjub dan terkesima.
Tjahjo Kumolo sendiri dijadwalkan akan melantik Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur Sulsel menggantikan Syahrul Yasin Limpo pada Senin (9/4) pagi.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Augsburg bermain 2-2 saat jamu Freiburg, Stuttgart imbang 1-1 lawan Union Berlin
19 January 2026 4:51 WIB
Terpopuler - Seni Budaya
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019