Idul Adha, Jakarta bebas macet

id Idul Adha,Jakarta bebas macet,Lebaran

Idul Adha, Jakarta bebas macet

Suasana arus lalu lintas saat Hari Raya Idul Adha di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2019). ANTARA/Shofi Ayudiana/aa.

Jakarta (ANTARA) -
Suasana arus lalu lintas saat Hari Raya Idul Adha di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2019) (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Sepertinya ungkapan hanya lebaran yang bisa bikin Jakarta bebas macet benar adanya, ini terlihat dari arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota yang terbebas dari hambatan dan kemacetan.

Berdasarkan pantauan di lapangan Minggu malam, ruas jalan tidak padat seperti biasanya, bahkan minibus berwarna hitam terlihat melaju dengan kecepatan di atas 40 km per jam di Jalan Medan Merdeka Barat, yang merupakan salah satu ruas jalan yang selalu padat.

Kemacetan juga tidak terjadi seperti biasanya di Jalan Sabang yang menjadi sentral kuliner DKI Jakarta, ruas jalan bebas dilintasi pengendara motor, kendaraan juga dapat memacu kecepatannya saat melintas di Jalan Kebon Sirih. Begitu juga di seputaran Monas hingga Thamrin.

Situasi ini tidak hanya terjadi malam hari, tapi sejak pagi hingga siang dan sore hari lalu lintas di seputar Bundaran HI, Harmoni dan Jalan seputar Tanah Abang terlihat ramai lancar.

Walaupun situasi arus lalu lintas malam ini terlihat lengang, tapi tak seperti saat Idul Fitri, di mana situasi itupun dimanfaatkan oleh warganet untuk berswafoto.

Ale (35) pengendara motor dari Sawah Besar, misalnya, juga menyebutkan suasana jalanan Jakarta setiap Lebaran selalu bebas macet.

"Emang setiap lebaran jalanan bebas macet. Kalau Idul Fitri itu pada hari pertama lah, sama persis kayak hari ini (Idul Adha)," ucapnya.

Selain arus lalu lintas yang lengang, mayoritas toko baik yang berada di pinggir jalan maupun di dalam pertokoan hari ini banyak yang tak beroperasi, seperti di kawasan Pasar Baru.

Hanya terlihat beberapa pedagang atribut bendera dan PKL yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.


Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar