Polisi dan Basarnas cari warga hilang di Hutan Lindung Bukit Daun

id Orang hilang ,Air Bening

Polisi dan Basarnas cari warga hilang di Hutan Lindung Bukit Daun

Basarnas Provinsi Bengkulu memberikan pengarahan kepada tim dan warga yang akan melakukan pencarian orang yang dinyatakan hilang di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun. (Foto dok.Polsek Bermani Ulu)

Rejang Lebong (ANTARA) - Petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Bermani Ulu, Polres Rejang Lebong bersama dengan Tim Basarnas Provinsi Bengkulu melakukan pencarian warga Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya yang dilaporkan hilang di Hutan Lindung Bukit Daun sejak beberapa hari lalu.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Dheny Budhiono melalui Kapolsek Bermani Ulu, Ipda Singgih Wirastho saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin, mengatakan warga dinyatakan hilang sejak Kamis (21/5) lalu saat berada di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun tersebut ialah ialah Mulyadi alias Yadit (55), warga Dusun I Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya.

"Sampai sore ini belum ada perkembangan, dari semalam anggota kita dan Tim SAR dari Basarnas Provinsi Bengkulu melakukan pencarian, walaupun saat ini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga yang bersangkutan ke Polsek Bermani Ulu," kata dia.

Baca juga: 20 ABK kapal nelayan yang hilang di perairan Parigi Moutong selamat
Baca juga: Basarnas cari kapal nelayan yang hilang di Parigi Moutong
Baca juga: SAR Tanjungpinang cari pemancing hilang di Perairan Pulau Abang


Ia mengatakan korban yang dinyatakan hilang tersebut, sebelumnya pada Rabu (20/5) bersama dengan tujuh orang rekannya sedesa berangkat berburu rusa di Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun tepatnya di sekitar Danau Gedang di wilayah itu.

Kemudian sehari berada di dalam hutan lindung, rombongan ini mendapatkan seekor rusa yang kemudian disembelih dan dagingnya dibagi rata namun yang bersangkutan tidak ada di rombongan itu lagi.

Berdasarkan keterangan dari beberapa orang saksi warga Dusun I Desa Air Bening, warga yang hilang bernama Mulyadi sudah dicari oleh pihak keluarga dan warga desa lainnya. Saat pencarian ditemukan ada bekas sisa nasi serta bekas makan anjing di hutan dekat air terjun Wilayah Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara yang diduga bekas warga yang hilang tersebut. 

Lokasi berburu rusa dari Desa Air Bening memakan waktu sembilan jam berjalan kaki sehingga pencariannya membutuhkan tenaga ekstra, demikian keterangan dari warga.

Sejauh ini pencarian orang yang dinyatakan hilang itu masih terus dilakukan oleh petugas TNI/Polri, Basarnas, pihak keluarga dan Warga Desa Air Bening.

Pewarta : Nur Muhamad
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar