Jubir Pemerintah: 72 persen pasien COVID-19 di Indonesia sembuh

id Jubir pemerintah,covid-19,reisa broto asmoro,kasus sembuh

Jubir Pemerintah: 72 persen pasien COVID-19 di Indonesia sembuh

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jumat (18/9/2020). ANTARA/HO-Biro Pers Istana

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 yang sembuh di Indonesia sejak Maret 2020 sampai saat ini mencapai 180.000 orang atau lebih dari 72 persen pasien COVID-19 sembuh.

“Sementara untuk hari ini, jumlah pasien sembuh bertambah 3.470 orang,” kata Reisa Broto Asmoro dalam keterangan pers dari Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, jumlah pasien sembuh dari COVID-19 menunjukkan angka yang semakin baik bahkan pekan lalu disebutnya ada perkembangan yang baik dalam penanganan COVID-19.

Baca juga: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Surabaya capai 77,53 persen

Jumlah kesembuhan dalam satu hari kata dia, pernah mencapai lebih dari 4.000 pasien.

“Total jumlah pasien sembuh sejak Maret 2020 hingga saat ini, sudah lebih dari 180 ribu orang, atau lebih dari 72 persen pasien positif COVID-19 di Indonesia sembuh,” katanya.

Kemudian untuk jumlah kasus selesai isolasi COVID-19 di pekan ketiga September 2020 tercatat meningkat dibanding pekan sebelumnya.

“Ini berarti terapi yang diterapkan tenaga medis di Indonesia efektif, mulai dari pemberian obat untuk menekan infeksi virus di tubuh pasien, mempercepat penyembuhan, mengurangi risiko kematian, termasuk juga menguatkan imunitas tubuh pasien, baik melalui kombinasi obat yang optimal, maupun asupan gizi yang seimbang,” katanya.

Reisa menyatakan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada para tenaga medis baik dokter, perawat, tenaga laboratorium, ahli farmasi, ahli gizi, serta semua tenaga kesehatan yang telah bekerja keras di garis depan menangani pasien COVID-19.

Baca juga: Jubir: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di 11 provinsi 75 persen lebih
Baca juga: Jubir Satgas sebut minim informasi tentang pemda lakukan pelacakan

Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar