KSP dorong terbentuknya Tim Percepatan Pembangunan PSN Sulsel

id Ksp,psn sulsel,proyek strategis nasional,sulawesi selatan

KSP dorong terbentuknya Tim Percepatan Pembangunan PSN Sulsel

Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan PSN di Sulawesi Selatan yang digelar di Gedung Bina Graha pada Senin (22/2). Rapat menyepakati pembentukan Tim Percepatan Pembangunan PSN Sulsel pada bulan ini. (KSP)

Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mendorong terbentuknya tim untuk Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulsel).

Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta saat memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan PSN Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin, menegaskan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan harus mewujudkan pembentukan tim ini untuk mengawal dua proyek pembangunan, yakni jalur Kereta Api Makassar-Parepare dan Makassar New Port.

"Tim ini akan dipimpin oleh Sekda Provinsi dan melibatkan seluruh pihak. Sehingga tim ini akan jadi forum komunikasi yang baik," katanya.

Rapat koordinasi yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ini akhirnya menyepakati bahwa Tim Percepatan akan dibentuk melalui SK Gubernur Sulawesi Selatan pada Februari 2021.

Baca juga: Pemerintah terbitkan Perpres 109/2020 dorong pelaksanaan PSN

Rapat yang merupakan kelanjutan dari rapat koordinasi dan kunjungan lapangan yang dilakukan Febry pada 10 Februari 2021 ini, menekankan pentingnya koordinasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan PSN di Sulawesi Selatan.

Terutama yang melibatkan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur dan Pemerintah Daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Febry menekankan bahwa seluruh permasalahan yang dihadapi, khususnya terkait pengadaan tanah di kabupaten/kota yang dilewati membutuhkan kerja sama yang baik dari seluruh pihak terkait.

“Semua pihak harus terlibat aktif. Mulai dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Kanwil BPN, Kantor Pertanahan, sampai Polda harus dapat berkoordinasi dengan baik," kata Febry.

Pembangunan jalur KA Makassar-Parepare dan Makassar New Port merupakan Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020.

Baca juga: Gubernur Sulsel optimis proyek kereta api rampung 2021

Jalur KA Makassar-Parepare sebagai bagian dari program pembangunan Jalur KA Trans Sulawesi yang dicanangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Jalur KA sepanjang kurang lebih 145 km ini diproyeksikan akan mengurangi waktu tempuh Makassar-Parepare sampai dua kali lebih cepat, menyerap ribuan tenaga kerja secara langsung, dan meningkatkan konektivitas penumpang maupun logistik. KA Makassar-Parepare direncanakan akan beroperasi secara parsial pada 2021.

Sementara pembangunan Makassar New Port (MNP) diproyeksikan akan mendukung sistem logistik nasional. Progres pembangunan MNP saat ini sudah mencapai 66 persen.

KSP mendorong percepatan pembangunan MNP serta infrastruktur pendukung lainnya, terutama pembangunan akses jalan tol menuju MNP.

Baca juga: Makassar New Port kembangkan jalan tol yang terakses kereta api

Baca juga: Makassar New Port beri kontribusi pertumbuhan positif Pelindo IV

Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar