India mengaku miliki banyak vaksin COVID untuk rakyatnya sendiri

id vaksin covid india,india,vaksinasi covid india,kasus covid india,kasus corona india,produksi vaksin india

India mengaku miliki banyak vaksin COVID untuk rakyatnya sendiri

Seorang polisi wanita bereaksi saat menerima suntikan vaksin COVID-19, COVISHIELD yang diproduksi oleh Institut Serum India, di Rumah Sakit Umum di Ahmedabad, India, Minggu (31/1/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave/HP/djo.

New Delhi (ANTARA) - Pemerintah India pada Selasa (2/3) meyakinkan bahwa ada banyak vaksin COVID-19 untuk rakyatnya meskipun negara itu telah mengirimkan sejumlah banyak vaksin ke luar negeri.

Pemerintah juga mendesak negara-negara bagian di India untuk tidak mengerahkan persediaan vaksin.

India perlu meningkatkan kecepatan imunisasi COVID di dalam negeri karena sejauh ini negara itu baru menginokulasi lebih dari 12 juta orang. India ingin memvaksin 300 juta orang, yakni seperlima dari populasinya, terhadap virus corona pada Agustus.

India membuat 60 persen dari semua jumlah vaksin di dunia dan telah memberikan atau menjual vaksin COVID-19 ke beberapa negara.

"Pemerintah Pusat memiliki stok vaksin yang memadai dan akan memberikan dosis vaksin yang diperlukan ke Amerika Serikat dan wilayah-wilayah Persatuan," kata pemerintah federal India dalam sebuah pernyataan.

"Negara seharusnya tidak menyimpan, mencadangkan, menjaga atau membuat persediaan penyangga vaksin COVID," kata pernyataan tersebut.

Dengan lebih dari 11 juta kasus COVID, India telah melaporkan jumlah kasus tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat. Korban jiwa akibat COVID di India mencapai 157.248 orang.

Kasus COVID yang tercatat di India terus turun sejak puncaknya pada pertengahan September tahun lalu, sebelum naik lagi sejak awal Februari.

Delapan dari 10 kasus infeksi virus corona baru-baru ini telah dilaporkan oleh lima negara bagian India, terutama Maharashtra dan Kerala.

Sumber: Reuters

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar