Aceh laporkan 101 kasus baru warga positif COVID, total jadi 15.240

id Aceh,Pemprov Aceh,Virus Corona,Berita Corona,Berita COVID-19 Aceh,Pemprov

Aceh laporkan 101 kasus baru warga positif COVID, total jadi 15.240

Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani. (FOTO ANTARA/dok)

Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan ada penambahan 101 warga provinsi paling barat Indonesia itu yang terinfeksi virus corona jenis baru penyebab COVIUD-19 pada Rabu ini sehingga jumlah total kasusny telah mencapai sebanyak 15.240 orang.

"Penderita baru positif COVID-19 bertambah lagi hari ini sebanyak 101 orang, satu pasien dinyatakan sembuh dan dua orang pasien dilaporkan meninggal dunia,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Rabu.

Ia menjelaskan penambahan kasus baru itu paling banyak menimpa warga Banda Aceh yakni 19 orang, Bireuen 12 orang, Aceh Besar 11 orang, Aceh Tamiang 11 orang, warga Nagan Raya dan Gayo Lues sembilan orang dan warga Lhokseumawe delapan orang.

Selanjutnya, kata dia, warga asal Kabupaten Pidie enam orang, Sabang lima orang, Aceh Timur dan Langsa dua orang, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Barat Daya dan Aceh Barat satu orang serta tiga orang warga luar daerah Aceh.

“Satu orang yang dinyatakan sembuh merupakan warga Kabupaten Simeulue. Sedangkan dua orang penderita COVID-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir berasal dari Nagan Raya dan Kota Langsa,” katanya.

Ia mengatakan penambahan kasus baru di Aceh sudah mulai melandai dalam beberapa hari terakhir. Kendati demikian, setiap penambahan kasus baru tetap harus menjadi peringatan bagi warga untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

“Yang penting kita waspadai, lonjakan kasus harian itu tidak terjadi terus-menerus sehingga melampaui kapasitas dan fasilitas sistem pelayanan kesehatan yang tersedia,” katanya.

Upaya-upaya pencegahan masih harus dilakukan oleh setiap warga mulai dari disiplin memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, tidak berkerumun dan mencuci tangan.

Di samping itu, Satgas COVID-19 kabupaten/kota juga tetap harus melakukan pemeriksaan dan pelacakan secara agresif, tentu dengan dukungan penuh Satgas gampong. Posko gampong COVID-19 harus tetap memantau kasus suspek dan pengawasan terhadap penderita yang melakukan isolasi mandiri.

“Sikap waspada dan siaga menjalankan peran dan fungsi masing-masing itu Insha Allah kasus positif COVID-19 tidak melonjak tajam di Aceh,” katanya.

Hingga kini, kasus COVID-19 di daerah Tanah Rencong itu telah mencapai 15.240 orang, di antaranya penyintas yang telah sembuh sebanyak 11.891 orang, penderita yang masih dirawat 2.750 orang dan kasus meninggal dunia telah mencapai 599 orang, demikian Saifullah Abdulgani.

Baca juga: Bertambah 15 pasien COVID-19 meninggal di Aceh total 596 kasus

Baca juga: Gubernur Aceh Nova Iriansyah positif COVID-19

Baca juga: Banda Aceh masuk zona merah, kegiatan sekolah digelar via daring lagi

Baca juga: Kasus COVID-19 Aceh bertambah 185 orang efek mudik Lebaran

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar