DKPP Serang: Pasar Mitra Tani pangkas mata rantai 10 bahan pokok

id Serang

DKPP Serang: Pasar Mitra Tani pangkas mata rantai 10 bahan pokok

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo usai membuka Pasar Mitra Tani di Halaman Kantor DKPP, Kamis (1/7/2021). ANTARA/Lukman Hakim.

Serang, Banten (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Serang membuka Pasar Mitra Tani (PMT) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayah itu.

"Pasar Mitra Tani yang berfungsi sebagai pusat distribusi pangan langsung kepada konsumen ataupun melalui Toko Mitra Tani (TMT) bisa memangkas rantai pasok sepuluh bahan pangan pokok dan strategis," kata Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo di Serang, Banten, Kamis.

Ke sepuluh pangan pokok dan strategis tersebut yaitu beras, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging ayam, daging sapi, telur ayam, minyak goreng, gula pasir dan/atau komoditas pangan lainnya.

"Lebih pendeknya rantai pasokan pangan diharapkan bisa menjaga ketersediaan pangan di masyarakat dengan kualitas yang baik dan harga lebih murah, sedangkan petani sebagai produsen memperoleh harga yang lebih baik dan jaminan pasar," kata Suhardjo.

Pelaksanaan Pasar Mitra Tani merupakan salah satu program Pemerintah Pusat yakni sesuai dengan amanat Undang-Undang No.18 Tahun 2012 tentang Pangan, pemerintah pusat maupun daerah memiliki kewajiban untuk mengelola stabilisasi pasokan, harga pangan, dan sistem distribusi pangan.

Untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pangan, maka diperlukan system distribusi yang efektif dan efisien.

Pasar Mitra Tani lanjut Suhardjo, mendapatkan pasokan pangan dari kelompok Tani melalui Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) ataupun dari distributor.

Selain menjual langsung ke masyarakat, Pasar Mitra Tani juga melakukan kerja sama pemasaran dengan Toko Mitra Tani, sebagai ujung tombak pemasaran.

Pasar Mitra Tani Kabupaten Serang menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dengan mendapatkan pasokan bahan pangan dari Lembaga Pangan Masyarakat (LUPM) Kabupaten Serang maupun dari kelompok tani..

Sementara, untuk bahan pangan yang tidak diproduksi di Kabupaten Serang, PMT Kabupaten Serang bekerja sama dengan PMT Provinsi dan Bulog sub Divre Serang.

Suhardjo juga mengatakan, badan ketahanan pangan pusat telah melakukan kerja sama dengan beberapa penjualan online, seperti Gojek, Grab, Shopee dan Tokopedia dengan menyediakan fasilitas bebas ongkos kirim.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Serang, Mumun Munawaroh mengatakan, PMT ke depannya akan menjadi sentral sekagus supplier Toko Mitra Tani (TMT) yang menjadi ujung tombak pemasaran.

Menurutnya, TMT yang merupakan toko bahan pangan UKM mayoritas menyebar di perkotaan sebagai wilayah konsumen, sangat membantu masyarakat dalam penyediaan akses untuk memperoleh bahan pangan pokok strategis dengan harga terjangkau dan berkualitas di masyarakat.

Upaya penyediaan bahan pangan bagi masyarakat merupakan suatu keharusan bagi Pemerintah bersama-sama dengan masyarakat agar pangan selalu tersedia sepanjang waktu dan tempat.

Oleh karena itu, penguatan PMT dan TMT merupakan usaha yang perlu dikembangkan di kab/kota untuk menjaga ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga dan pada akhirnya akan menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Dukungan dari berbagai pihak menjadi prasyarat kemajuan Pasar Mitra Tani yang dibuka pada hari ini," katanya.
 

Pewarta : Lukman Hakim/Sambas
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar