Korlantas bagikan paket beras untuk pemulung dan buruh cuci

id Korlantas,Polri,COVID-19,PPKM darurat

Korlantas bagikan paket beras untuk pemulung dan buruh cuci

Polwan Korlantas Polri menyalurkan bantuan paket beras untuk para pemulung dan buruh cuci di kawasan Bintaro, Tangerang Selartan, Banten.  (ANTARA/HO-Humas Korlantas Polri)

Jakarta (ANTARA) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar bakti sosial pembagian paket beras untuk para pemulung dan buruh cuci di kawasan Bintaro, Tangerang Selartan, Banten.

Anggota Polwan Korlantas Polri, Iptu Yeni Sagala dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu menjelaskan bakti sosial itu melibatkan anggota polwan untuk membagikan paket beras kepada warga yang perekonomiannya terdampak PPKM darurat.

Puluhan paket beras tersebut dibagikan langsung kepada warga. Para warga yang menerima bantuan berprofesi sebagai buruh cuci pakaian, pemulung hingga pengemis.

Baca juga: Korlantas ajak masyarakat batasi pergerakan di 'jalur tikus'

"Kami membagikan bantuan kepada sahabat dan saudara kita yang terdampak secara ekonomi pada masa PPKM darurat. Kami juga mengimbau warga untuk tetap menjaga kesehatan dan selalu menggunakan masker," kata Yeni.

Salah satu warga yang penerima bantuan, Poniran mengatakan penghasilannya menurun drastis pada masa pandemi COVID-19 hingga adanya peraturan PPKM darurat baru-baru ini.

Baca juga: Korlantas Polri berlakukan penyekatan di 1.038 titik mulai 16 Juli

"Banyak gang-gang yang tutup karena 'lockdown'. Biasanya sehari penghasilan saya Rp50 ribu tetapi sekarang Rp20 ribu," ucap Poniran yang sehari-hari menjadi pemulung.

Tak hanya penghasilannya yang menurun drastis, Poniran mengatakan biaya hidup semenjak pandemi bertambah. Oleh sebab itu, Poniran merasa terbantu dengan adanya kegiatan pembagian paket beras ini.

Baca juga: Korlantas Polri lakukan penyekatan di 1.038 titik jelang Idul Adha

"Terima kasih ibu-ibu Polwan Korlantas Polri atas bantuannya. Ini sangat berarti dan bermanfaat untuk kami sekeluarga," ujar Poniran.
 

Pewarta : Fauzi
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar