Polda Sumbar merekrut Bintara Kompetensi Khusus kesehatan

id Polda Sumbar, Padang, Sumbar,bakomsus

Polda Sumbar merekrut Bintara Kompetensi Khusus kesehatan

Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol Defrian Donimando (kanan). ANTARA/HO-Polda Sumbar/am.

Padang, (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) merekrut Bintara Kompetensi Khusus (Kakomsus) bidang kesehatan yakni perawat dan bidan.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar Kombes Pol Defrian Donimando, di Padang, Minggu, mengatakan seleksi anggota Polri, bidan dan perawat melalui jalur Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) masih berlangsung.

“Sekarang peserta seleksi Polri Bakomsus, yang tersisa 11 orang, yakni 3 bidan dan 8 perawat,” kata dia lagi.

Menurut dia, kuota Bakomsus bidan dan perawat secara nasional sebanyak 250 orang dan dari kuota tersebut belum diketahui jumlah yang akan diperoleh Polda Sumbar.

"Belum tahu untuk Polda Sumbar berapa kuotanya. Kami masih menunggu informasi dari Mabes Polri, karena kuota 250 orang itu akan dibagi per polda di seluruh Indonesia,” kata dia.

Ia mengatakan seleksi Bakomsus bidan dan perawat adalah program tambahan demi kebutuhan di institusi Polri yang akan bertugas sebagai polisi di bidang kesehatan setelah mengikuti pendidikan.

“Penempatan mereka nantinya di Rumah Sakit Bhayangkara, di masa pandemi banyak yang harus dilakukan, sedangkan tenaga kesehatan kurang, makanya dibuka program tambahan,” kata dia.

Menurut dia, saat ini penerimaan Bakomsus bidan dan perawat memasuki seleksi tahap pemeriksaan administrasi terakhir, setelah itu dilanjutkan dengan pengumuman peserta yang lulus seleksi.

“Tenaga kesehatan sangat dibutuhkan pada pandemi COVID-19 saat ini, terutama di Rumah Sakit Bhayangkara, yang sedang penyelesaian akhir pembangunan gedung tambahan. Pembangunan ini tentu membutuhkan tenaga medis yang banyak untuk pelayanan kesehatan masyarakat di masa pandemi,” kata dia pula.

Menurut dia, selama seleksi penerimaan calon anggota Polri, termasuk Bakomsus bidan dan perawat, pihaknya menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis (Betah).

"Prinsip Betah tersebut untuk melahirkan anggota Polri yang profesional. Harapannya, mereka bertugas dengan memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat,” kata dia pula.
Baca juga: Kapolda Sumbar minta peran "tigo tungku sajarangan" dioptimalkan
Baca juga: Polda Sumbar turunkan 21 personel Brimob kawal kontingen PON Papua

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar