Kemenkes: Indonesia akan buktikan kemampuan tangani COVID-19 di G20

id COVID-19, vaksin, G20, Presidensi G20

Kemenkes: Indonesia akan buktikan kemampuan tangani COVID-19 di G20

Tangkapan layar - Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tirmizi dalam Dialog Produktif Jumat KPC PEN, Jumat (3/12/2021). ANTARA/Sanya Dinda/pri.

Jakarta (ANTARA) - Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tirmizi mengatakan Pemerintah Indonesia akan membuktikan kemampuannya dalam menangani COVID-19 pada ajang pertemuan Presidensi G20.

"Kalau kita lihat, situasi kesehatan kita terus membaik, artinya berbagai kegiatan sudah bisa dilakukan. Dan ini jadi penting, bagaimana Indonesia di Presidensi G20 menunjukkan bagaimana kondisi yang baik ini, dengan semakin menekan laju penularan, kalau bisa Indonesia menjadi negara pertama yang keluar dari COVID-19," kata Nadia dalam Dialog Produktif Jumat KPC PEN yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Meskipun kondisi COVID-19 masih belum pasti dengan kemunculan varian baru, Nadia optimis kegiatan pertemuan G20 di Indonesia akan berjalan dengan baik pada 2022. Apalagi vaksinasi dosis lengkap direncanakan akan selesai pada 2022.

"Di akhir Desember 2021, 80 persen total masyarakat Indonesia, atau orang yang menjadi sasaran vaksinasi kita, akan telah mendapat dosis pertama. Sementara 60 persen dari masyarakat akan telah mendapat dosis lengkap," imbuhnya.

Ia optimis target tersebut dapat tercapai mengingat saat ini Indonesia telah memiliki cukup vaksin dari produsen. Masyarakat Indonesia pun diharapkan segera melakukan vaksinasi lengkap sementara pemerintah mengupayakan vaksin terdistribusi merata.

"Dua dosis vaksinasi ini akan mendukung perlindungan kita. Dan Indonesia akan menjadi model selama Presidensi G20," ucapnya.

Ia menilai situasi penanganan COVID-19 di Indonesia sudah sangat baik. Karena itu negara seperti Amerika Serikat dan negara anggota Uni Eropa tidak melarang warga negaranya berkunjung ke Indonesia.

"Ini suatu hal yang baik. Kalau kita lihat angka kasus positif COVID-19 kita sudah pada level sangat rendah dimana jumlah kasus yang dilaporkan kemarin hanya sekitar 360 dan kematian sebesar 10," ucapnya.
Baca juga: Kominfo optimistis penanganan COVID-19 semakin membaik
Baca juga: Presiden Jokowi pesan ke Polri jaga kehormatan RI di Presidensi G20
Baca juga: Kominfo sediakan portal khusus untuk G20 Indonesia


Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar