Polisi cari unsur pidana besi jatuh yang tewaskan warga Rusun Pasar Rumput

id besi jatuh,rusun pasarrumput, tarminah

Polisi cari unsur pidana besi jatuh yang tewaskan warga Rusun Pasar Rumput

Pekerja menyelesaikan proyek kontruksi pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tingkat Tinggi Pasar Rumput di Jakarta, Kamis (8/2/2018). Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sedang berupaya mencarikan solusi untuk warga Jakarta yang tidak mampu membeli rumah DP 0 persen, salah satunnya dengan membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang memiliki konsep sewa dengan jangka waktu yang panjang. (ANTARA /Aprillio Akbar)

Jakarta (ANTARA News) - Petugas Polres Metro Jakarta Selatan masih mencari unsur tindak pidana terkait besi jatuh yang menewaskan seorang warga Tarminah (54) pada proyek pembangunan rumah susun (Rusun) di Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

"Kita masih lakukan penyelidikan untuk mencari unsur pidananya," kata Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Sartono di Jakarta Selasa.

Penyidik kepolisian menyelidiki guna menentukan pihak yang bertanggung jawab pada insiden besi jatuh tewaskan seorang wanita tersebut.

AKBP Budi menuturkan polisi telah memeriksa lima saksi dari pekerja maupun kontraktor dari PT Waskita Karya yang mengerjakan proyek rusun itu.

Petugas gabungan Polsek Metro Setiabudi, Polres Metro Jakarta Selatan dan Pusat Laboratorium Forensik Polri mengolah tempat kejadian perkara, serta menyita besi batangan yang jatuh tersebut.

Sebelumnya, potongan besi ukuran tiga meter jatuh menimpa hingga menewaskan seorang wanita Tarminah pada pembangunan rumah susun di Pasar Rumput Jakarta Selatan pada Minggu (18/3).

Korban yang mengeluarkan darah pada bagian kepala sempat dibawa warga sekitar menuju rumah sakit terdekat namun nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa potongan besi pada pembangunan rumah susun garapan PT Waskita Karya tersebut pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Lempeng Besi Lima Ton Jatuh ke Jalan
Baca juga: Puslabfor Polri selidiki besi jatuh tewaskan warga

Pewarta : Taufik Ridwan
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar