Oesman Sapta undang Ma'ruf Amin buka puasa bersama

id Oesman Sapta,KH Ma'ruf Amin,Buka puasa bersama

Oesman Sapta undang Ma'ruf Amin buka puasa bersama

Ketua DPD RI berbuka puasa bersama dengan cawapres KH Ma'ruf Amin dan dihadiri ustaz Yusuf Mansur (tengah), di kediaman Oesman Sapta, di Jakarta, Senin (3/6/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Oesman Sapta mengundang cawapres KH Ma'ruf Amin berbuka puasa bersama di kediamannya, Jalan Karang Asem, Jakarta, Senin.

"Saya mengundang Pak Kiai Ma'ruf Amin untuk buka puasa bersama di sini, karena pada saat saya menyelenggarakan buka puasa bersama Presiden Joko Widodo, Pak Kiai Ma'ruf tidak bisa hadir. Karena itu, saya undang lagi untuk buka puasa bersama di sini," kata Oesman Sapta, saat menyampaikan sambutannya.

Menurut Oesman Sapta yang akrab disapa Oso, kalau buka puasa bersama dengan KH Ma'ruf Amin hanya dihadiri dirinya bersama keluarga serta KH Ma'ruf Amin dan istri, suasananya tidak ramai.

Karena itu, Oesman Sapta meminta tolong kepada mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono untuk mengundang sejumlah wartawan senior serta wartawan peliput. "Supaya suasananya lebih ramai," katanya.

Pada kesempatan tersebut hadir juga teman KH Ma'ruf Amin, ustaz Yusuf Mansyur, yang pada kesempatan tersebut menjadi imam shalat magrib berjemaah.

Oso bercerita, ketika Joko Widodo menjadi Presiden serta dirinya menjadi pimpinan MPR RI, setiap bulan Ramadhan Oso mengundang Presiden Joko Widodo untuk berbuka puasa di kediamannya.

"Selama empat tahun sejak 2014, Pak Jokowi selalu hadir berbuka puasa di sini. Pada tahun kelima, tahun ini, saya mengundang Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf untuk hadiri di sini," katanya.

Pada acara buka puasa tersebut, menurut Oso, hanya Pak Jokowi yang hadir, KH Ma'ruf Amin tidak bisa hadir karena ada kegiatan lainnya. "Karena itu, saya mengundang lagi Pak Kiai Ma'ruf untuk buka puasa di sini, dan terlaksana hari ini," katanya.

(T.R024)

 

Pewarta : Riza Harahap
Editor: Eddy K Sinoel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar