Pemkab Bangka Selatan gelar Festival Mural TCOF

id Mural pasar,TCOF,Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan gelar Festival Mural TCOF

Salah seorang peserta Festival Mural TCOF Bangka Selatan sedang melukis aktivitas masayarakat di Pasar Toboali, Minggu (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Toboali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Festival Mural Toboali City On Fire (TCOF) Seoson IV 2019 dalam upaya mempromosikan destinasi wisata Negeri Junjung Besaoh ini.

"Kegiatan ini merupakan rangkain event pariwisata nasional Toboali City On Fire (TCOF) Seoson IV," kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Haris Setiawan di Toboali, Minggu.

Ia mengatakan jumlah peserta festival mural tahun ini ada 33 grup berasal dari Bangka Selatan, Bangka Tengah, Yogyakarta, Surabaya, Beruas serta beberapa daerah lainnya.

Baca juga: Mahasiswa rampungkan mural di Terowongan Kendal

"Kami ingin memviralkan kawasan yang sebelumnya tidak memiliki nilai sebagai destinasi wisata dengan dikelola dirapikan serta dilukis dapat menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi wisatawan," katanya.

Ketua Pelaksana Vinsent mengatakan peserta yang berasal dari luar Bangka Belitung ini dapat menjadi magnet yang sangat luar biasa untuk menarik para seniman yang ada di Indonesia untuk datang ke daerah ini.

"Jumlah peserta sebanyak 33 orang dan sangat antusias mengikuti perlombaan ini. Ini dapat menjadi magnet untuk menarik para seniman yang ada di Indonesia untuk datang ke Babel, " katanya

Menurut dia festival mural yang dilaksanakan di Pasar Lama Toboali kali ini mengusung tema "Pasar" , di mana setiap hasil karya yang dilukis oleh para seniman memceritakan tentang aktivitas pasar rakyat.

"Jadi setiap lukisan itu punya cerita. Ada pesan yang disampaikan di situ, pastinya aktivitas pasar," ujarnya.

Ia mengakui festival mural kali ini merupakan gagasannya dan saat ini pemerintah sedang berupaya merangkul seluruh komunitas.

"Kami terus berupaya dan mendorong menciptakan komunitas positif yang dapat memberikan manfaat, seperti seni lukis mural ini," katanya.

Baca juga: 1.500 pelajar pecahkan rekor MURI buat mural di 8 jembatan

Baca juga: Seni mural digelar di Peunayong angkat sejarah Aceh

Pewarta : Aprionis
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar