Aktor Miller harap "ACI" sampai ke negerinya
Kamis, 10 Mei 2018 19:05 WIB
Film Assalamualaikum Calon Imamku (youtube)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Aktor Miller Khan sebagai pemeran Alif dalam Film "Assalamualaikum Calon Imamku" saat promo dan nonton bareng (Nobar) di Bioskop XXI Kota Makassar, berharap film yang dibintanginya sampai ke negerinya di Malaysia.
"Film ini diadaptasi dari novel best seller, semoga film ini bisa sampai ke negeri saya dan tayang juga di Malaysia," ujar Miller Khan saat menjadi pembicara pada talk show yang diadakan Millennials Camp di studio CinemaXX di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, film Assalamualaikum Calon Imam ini sarat akan makna dan budaya Islam sehingga dirinya sangat merekomendasikan film tersebut agar bisa ditonton.
Miller mengaku, jika di negerinya di Malaysia, warga yang menganut agama Islam juga sangat taat dan menjunjung tinggi toleransi, sehingga ia yakin jika film ini akan sangat sukses juga.
"Indonesia adalah negara dengan mayoritas muslim serta penduduk beragama muslim terbanyak di Indonesia yang sangat kental akan budaya islaminya. Makanya, film ini layak ditonton," katanya.
Dikatakannya, film yang mengangkat kisah romansa Islami dan diadaptasi dari novel laris karya Madani ini memiliki tantangan tersendiri bagi dirinya yakni dengan melakoni adegan mengaji.
Miller mengaku jika adegan mengaji itu adalah tantangan terbesarnya selama memerankan berbagai macam karakter, baik film maupun sinetron.
"Tantangan terbesar di film ini karena mengaji. Saya juga nggak boleh salah tajwidnya, semuanya harus betul dan harus kedengeran merdu dan indah gitu," terangnya.
"Film ini diadaptasi dari novel best seller, semoga film ini bisa sampai ke negeri saya dan tayang juga di Malaysia," ujar Miller Khan saat menjadi pembicara pada talk show yang diadakan Millennials Camp di studio CinemaXX di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan, film Assalamualaikum Calon Imam ini sarat akan makna dan budaya Islam sehingga dirinya sangat merekomendasikan film tersebut agar bisa ditonton.
Miller mengaku, jika di negerinya di Malaysia, warga yang menganut agama Islam juga sangat taat dan menjunjung tinggi toleransi, sehingga ia yakin jika film ini akan sangat sukses juga.
"Indonesia adalah negara dengan mayoritas muslim serta penduduk beragama muslim terbanyak di Indonesia yang sangat kental akan budaya islaminya. Makanya, film ini layak ditonton," katanya.
Dikatakannya, film yang mengangkat kisah romansa Islami dan diadaptasi dari novel laris karya Madani ini memiliki tantangan tersendiri bagi dirinya yakni dengan melakoni adegan mengaji.
Miller mengaku jika adegan mengaji itu adalah tantangan terbesarnya selama memerankan berbagai macam karakter, baik film maupun sinetron.
"Tantangan terbesar di film ini karena mengaji. Saya juga nggak boleh salah tajwidnya, semuanya harus betul dan harus kedengeran merdu dan indah gitu," terangnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019
Terpopuler - Seni Budaya
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019