F8 undang 50 kota mancanegara
Jumat, 10 Agustus 2018 19:56 WIB
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Makassar Amalia Malik (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Dinas Pariwisata Kota Makassar selaku penyelenggara kegiatan seni, budaya dan hiburan yakni Makassar International Eight Festival and Forum (F8) telah menyebar undangan hingga ke 50 kota di seluruh mancanegara.
"Ini adalah event tahunan kami dan di tahun ketiga ini kami akan membuatnya spektakuler lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Tentunya para undangan dari kota-kota sahabat dari mancanegara," ujar Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Makassar Amaliah Malik di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan tahunan yang sudah masuk agenda rutin pemerintah kota dan Kementerian Pariwisata ini selalu menghadirkan undangan dari mancanegara.
Amaliah mengaku selain menghadiri undangan kegiatan, para tamu dari mancanegara sudah ada beberapa yang melakukan kerja sama dengan Makassar.
"Banyak hal yang didapatkan dari kegiatan ini. Selain tingkat wisatawan yang terus meningkat, penjajakan kerja sama juga sering dilakukan oleh beberapa kota-kota di mancanegara," katanya.
Lebih lanjut, Amaliah Malik mengatakan kota-kota yang diundang ini nantinya diharapkan akan menampilkan pertunjukan di F8. Apalagi tema yang diusung tahun ini, "Celebration in Diversity" atau perayaan keanekaragaman.
"Yah kami harap semua kota yang diundang juga bisa perform, kalau untuk kota dari luar negeri yah sekitar 20 negara kami harap bisa perform," ucapnya.
Dia juga berharap pemerintah pusat dapat membantu memfasilitasi persoalan keimigrasian dari para performer dari negara lain di F8. Sebab, event ini telah masuk dalam kalender event wisata nasional.
"Tahun ini kita target 1,5 juta pengunjung, tahun lalu kita target 1 juta tapi pengunjung yang hadir 1,2 juta selama 5 hari gelaran. Target transaksi juga dinaikkan dari Rp9 miliar tahun lalu, tahun ini Rp15 miliar," ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan, pada 2016 kegiatan yang ditampilkan yakni food, fashion, film, fiction writer, fine arts, folk, fusion jazz, and flower.
Sedangkan pada 2017 Makassar F8 dimeriahkan dengan fiction writer and font, flora and fauna, food and fruit, selain fusion music, film, fashion, fine arts, dan folk.
"Ini adalah event tahunan kami dan di tahun ketiga ini kami akan membuatnya spektakuler lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Tentunya para undangan dari kota-kota sahabat dari mancanegara," ujar Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Makassar Amaliah Malik di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan kegiatan tahunan yang sudah masuk agenda rutin pemerintah kota dan Kementerian Pariwisata ini selalu menghadirkan undangan dari mancanegara.
Amaliah mengaku selain menghadiri undangan kegiatan, para tamu dari mancanegara sudah ada beberapa yang melakukan kerja sama dengan Makassar.
"Banyak hal yang didapatkan dari kegiatan ini. Selain tingkat wisatawan yang terus meningkat, penjajakan kerja sama juga sering dilakukan oleh beberapa kota-kota di mancanegara," katanya.
Lebih lanjut, Amaliah Malik mengatakan kota-kota yang diundang ini nantinya diharapkan akan menampilkan pertunjukan di F8. Apalagi tema yang diusung tahun ini, "Celebration in Diversity" atau perayaan keanekaragaman.
"Yah kami harap semua kota yang diundang juga bisa perform, kalau untuk kota dari luar negeri yah sekitar 20 negara kami harap bisa perform," ucapnya.
Dia juga berharap pemerintah pusat dapat membantu memfasilitasi persoalan keimigrasian dari para performer dari negara lain di F8. Sebab, event ini telah masuk dalam kalender event wisata nasional.
"Tahun ini kita target 1,5 juta pengunjung, tahun lalu kita target 1 juta tapi pengunjung yang hadir 1,2 juta selama 5 hari gelaran. Target transaksi juga dinaikkan dari Rp9 miliar tahun lalu, tahun ini Rp15 miliar," ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan, pada 2016 kegiatan yang ditampilkan yakni food, fashion, film, fiction writer, fine arts, folk, fusion jazz, and flower.
Sedangkan pada 2017 Makassar F8 dimeriahkan dengan fiction writer and font, flora and fauna, food and fruit, selain fusion music, film, fashion, fine arts, dan folk.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kandas di tunggal, Janice Tjen melaju ke perempat final ganda WTA 250 Hobart
13 January 2026 17:56 WIB
Mahasiswa dari 19 negara hadiri International Student Festival 2025 di Makassar
08 September 2025 19:25 WIB
Amnesty International: Sikap Presiden modal penting untuk hapus hukuman mati
11 April 2025 17:39 WIB
International Office Prepares for "Host Family: Experiencing Ramadhan Like Home" Program
27 March 2025 19:54 WIB
Terpopuler - Seni Budaya
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019