Pebalap Sinjai rebut perak nomor bergengsi
Jumat, 28 September 2018 12:20 WIB
Para pebalap motor dari berbagai kabupaten/kota saling berupaya mendahului demi merebut medali Porda XVI di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Ist).
Pinrang (Antaranews Sulsel) - Pebalap asal Kabupaten Sinjai Yusril Ihza Mahendra merebut medali perak nomor bergengsi 150 CC standar pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, 23-30 September 2018.
"Alhamdulillah pebalap kami bisa mendapatkan medali, meski kepuasan ini tidak sampai di sini saja," kata Humas KONI Sinjai, Syahidin disela-sela Porda XIV di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, Yusril Ihza Mahendra pada pertarungan di Sirkuit Paleteang Sidrap itu harus puas dengan medali perak setelah kalah cepat meraih garis finis oleh pebalap dari Kabupaten Soppeng atas nama Arafah.
Adapun untuk medali perunggu nomor 4Tak 150 standar perorangan itu direbut pebalap asal Pangkep.
Meski demikian, tim balap motor Sinjai memutuskan melakukan protes terhadap panitia penyelenggara cabang balap motor karena pembalap asal Soppeng yang berada di posisi pertama diduga melanggar hasil keputusan tekhnical meeting.
Tim balap Sinjai menduga motor yang digunakan tidak standar karena dilengkapi peralatan gas motor bukan bawaan yang sesungguhnya.
Humas KONI Sinjai, Syahidin menjelaskan sesuai kesepakatan bersama pada technical meeting yang juga telah ditandatangani oleh pihak penyelenggara lomba, tercantum aturan atau syarat yang melarang setiap tim melakukan perubahan atau mengganti gas motor standar yang digunakan di Porda 2018.
Untuk itu, pihaknya berharap panitia bisa konsisten menerapkan aturan yang telah disepakati dengan mencabut medali emas dari Kabupaten Soppeng.
"Alhamdulillah pebalap kami bisa mendapatkan medali, meski kepuasan ini tidak sampai di sini saja," kata Humas KONI Sinjai, Syahidin disela-sela Porda XIV di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat.
Dia mengatakan, Yusril Ihza Mahendra pada pertarungan di Sirkuit Paleteang Sidrap itu harus puas dengan medali perak setelah kalah cepat meraih garis finis oleh pebalap dari Kabupaten Soppeng atas nama Arafah.
Adapun untuk medali perunggu nomor 4Tak 150 standar perorangan itu direbut pebalap asal Pangkep.
Meski demikian, tim balap motor Sinjai memutuskan melakukan protes terhadap panitia penyelenggara cabang balap motor karena pembalap asal Soppeng yang berada di posisi pertama diduga melanggar hasil keputusan tekhnical meeting.
Tim balap Sinjai menduga motor yang digunakan tidak standar karena dilengkapi peralatan gas motor bukan bawaan yang sesungguhnya.
Humas KONI Sinjai, Syahidin menjelaskan sesuai kesepakatan bersama pada technical meeting yang juga telah ditandatangani oleh pihak penyelenggara lomba, tercantum aturan atau syarat yang melarang setiap tim melakukan perubahan atau mengganti gas motor standar yang digunakan di Porda 2018.
Untuk itu, pihaknya berharap panitia bisa konsisten menerapkan aturan yang telah disepakati dengan mencabut medali emas dari Kabupaten Soppeng.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Jokowi akan hadiri Kongres XVI GP Ansor di Kapal Pelni KM Kelud
31 January 2024 11:19 WIB, 2024
DKI Jakarta pimpin perolehan medali sementara Popnas XVI di Palembang
31 August 2023 17:52 WIB, 2023
Jenazah Marinir korban penembakan KKB dievakuasi ke Jakarta melalui Sorong
22 August 2023 14:22 WIB, 2023
Delegasi pemuda Singapura ikut Youth City Changers Rakernas Apeksi XVI di Makassar
07 July 2023 5:25 WIB, 2023
Ratusan Pohon Tabebuya bakal ditanam saat Rakernas Apeksi XVI di Makassar
04 July 2023 16:42 WIB, 2023
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB