1.609 pengungsi Palu tiba di Makassar
Kamis, 4 Oktober 2018 16:57 WIB
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Risyapuddin Nursin. (Foto ANTARA/Muh Hasanuddin)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Sebanyak 1.609 orang pengungsi korban bencana gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Selatan tiba di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar setelah berlayar dengan Kapal Perang Indonesia (KRI) Makassar 590.
"Sesuai dengan yang telah kami rapatkan bersama kemarin saat menggelar rapat koordinasi, hari ini telah tiba 1.609 orang pengungsi asal Palu, di Makassar," ujar Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Risyapudin Nursin di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan semua pengungsi yang turun dari kapal langsung mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi dari para korban bencana gempa dan tsunami.
Brigjen Risyapudin mencontohkan pengungsi yang sedang sakit langsung dibawa ke rumah sakit rujukan terdekat seperti RS Pelamonia dan rumah sakit lainnya.
Sedangkan bagi pengungis yang kondisinya baik-baik saja akan diarahkan ke ruang tunggu pelabuhan penumpang untuk beristirahat dan diberikan makan serta minuman.
"Yang prioritas yang sakit dan semua sudah kita siapkan seperti ambulans dan lainnya. Yang sakit ini langsung kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan," katanya.
Risyapudin menambahkan, bagi pengungsi yang kondisinya baik usai beristirahat akan langsung dinaikkan ke bus yang telah disiapkan kemudian dibawa ke tempat pengungsian asrama haji Sudiang Makassar.
"Begitu mereka datang di Makassar, mereka langsung diarahkan untuk naik ke atas mobil bus yang sudah disiapkan. Jumlahnya ada 30 bus yang standby dan langsung dibawa ke asrama haji," terangnya.
Selain menyiapkan bus, para pengungsi juga akan disiapkan makanan dan minuman begitu mereka turun dari KRI Makassar.
Sedangkan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar juga telah menyiapkan alat fisioterapinya sebanyak delapan unit untuk digunakan oleh para pengungsi.
Dalam apat koordinasi itu, hadir para perwakilan diantaranya para jajaran Polda Sulsel, Kepala Syahbandar Pelabuhan Makassar Victor Vikki Subroto, Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar Rahmatullah, Asisten III Provinsi Sulsel Ruslan Abu, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Aris Bachtiar serta lainnya.
"Sesuai dengan yang telah kami rapatkan bersama kemarin saat menggelar rapat koordinasi, hari ini telah tiba 1.609 orang pengungsi asal Palu, di Makassar," ujar Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Risyapudin Nursin di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan semua pengungsi yang turun dari kapal langsung mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi dari para korban bencana gempa dan tsunami.
Brigjen Risyapudin mencontohkan pengungsi yang sedang sakit langsung dibawa ke rumah sakit rujukan terdekat seperti RS Pelamonia dan rumah sakit lainnya.
Sedangkan bagi pengungis yang kondisinya baik-baik saja akan diarahkan ke ruang tunggu pelabuhan penumpang untuk beristirahat dan diberikan makan serta minuman.
"Yang prioritas yang sakit dan semua sudah kita siapkan seperti ambulans dan lainnya. Yang sakit ini langsung kita bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan," katanya.
Risyapudin menambahkan, bagi pengungsi yang kondisinya baik usai beristirahat akan langsung dinaikkan ke bus yang telah disiapkan kemudian dibawa ke tempat pengungsian asrama haji Sudiang Makassar.
"Begitu mereka datang di Makassar, mereka langsung diarahkan untuk naik ke atas mobil bus yang sudah disiapkan. Jumlahnya ada 30 bus yang standby dan langsung dibawa ke asrama haji," terangnya.
Selain menyiapkan bus, para pengungsi juga akan disiapkan makanan dan minuman begitu mereka turun dari KRI Makassar.
Sedangkan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar juga telah menyiapkan alat fisioterapinya sebanyak delapan unit untuk digunakan oleh para pengungsi.
Dalam apat koordinasi itu, hadir para perwakilan diantaranya para jajaran Polda Sulsel, Kepala Syahbandar Pelabuhan Makassar Victor Vikki Subroto, Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar Rahmatullah, Asisten III Provinsi Sulsel Ruslan Abu, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Aris Bachtiar serta lainnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kesbangpol Sulbar dan Sulteng bahas kerja sama penanganan potensi ATHG di perbatasan
05 December 2025 21:52 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB