Logo Header Antaranews Makassar

KM Babasal Star mati mesin di perairan Banggai Laut, 15 penumpang selamat

Sabtu, 31 Januari 2026 14:31 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan mengevakuasi penumpang KM Babasal Star yang mengalami mari mesin di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Jumat (30/1/2026) malam. (ANTARA/HO-Kansar Palu)

Palu (ANTARA) - Tim SAR berhasil mengevakuasi 15 penumpang KM Babasal Star yang mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Setelah menerima informasi, kami mengerahkan Unit Siaga SAR Banggai Laut dan sejumlah potensi SAR melakukan langkah pencarian dan evakuasi pada Jumat (30/1) malam sekitar Pukul 23.10 Wita," kata Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Sabtu.

Dilaporkan, KM Babasal Star bertolak dari Pelabuhan Banggai Laut menuju Pelabuhan Mansalean, Kecamatan Labobo. Namun di tengah pelayaran kapal tiba-tiba mengalami kerusakan teknis pada bagian mesin, dengan jarak diperkirakan kurang lebih 5 mil laut dari Pelabuhan Banggai Laut.

Dari laporan yang diterima pihaknya, tim SAR membutuhkan waktu sekitar 30 menit tiba di titik koordinat, yang mana tim rescue diberangkatkan telah dibagi tugas dan petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

"Pukul 23.35 Wita menemukan kapal dan semua penumpang dievakuasi dalam keadaan sehat. Para korban dievakuasi ke Pelabuhan Rakyat Tinakin, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai Baut," ujarnya.

Kemudian Sabtu sekitar pukul 00.05 Wita tim SAR gabungan beserta seluruh korban tiba di Pelabuhan Rakyat Tinakin. Setelah tiba seluruh korban diserahkan kepada pihak keluarga.

"Operasi SAR kali ini kami melibatkan personel Unit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD, Polairud, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat. Kami juga didukung alat utama (alut) SAR terdiri atas perlu karet jenis RIB, peralatan SAR air, peralatan medis, alat komunikasi dan peralatan evakuasi," tutur Rizal.

Adapun nama-nama korban dalam insiden itu yakni Handoko/laki-laki (28), Sandi/laki-laki (26), Ujang/laki-laki (18), Sardi/laki-laki (54), Pian/laki-laki (67), Indra/laki-laki (27), Asni/perempuan (23), Dini/perempuan (21), Santi/perempuan (40), Rahayu/perempuan (28), Rana/prempuan (20), Yanto/laki-laki (55), Indra/laki-laki (22), Andika/laki-laki(17) dan Rio/laki-laki (32).

"Setelah semua penumpang kapal berhasil dievakuasi, selanjutnya operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," kata dia.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026