Logo Header Antaranews Makassar

CJH dari berbagai daerah berangkat dari Embarkasi Makassar

Jumat, 8 Mei 2026 21:02 WIB
Image Print
Sejumlah jamaah calon haji (JCH) lanjut usia (lansia) saat sedang berada di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (8/5/2026). ANTARA/Muh Hasanuddin

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), memberangkatkan jamaah calon haji (JCH) gabungan dari berbagai daerah di Provinsi Sulsel ke Makkah, Arab Saudi.

Sekretaris PPIH Embarkasi Makassar Asa Afif Bahri, di Makassar, Jumat, mengatakan bahwa total jumlah calon haji sebanyak 393 orang, namun yang diberangkatkan hanya 391 orang karena dua diantaranya kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.

"Yang diberangkatkan itu Kloter 23 dan itu gabungan dari berbagai di Sulsel. Total calon haji 393 orang, tetapi yang berangkat hanya 391 orang, karena dua orang sedang sakit. Keduanya ditunda sementara dan akan diterbangkan setelah sembuh," ujarnya.

Adapun JCH yang diberangkatkan berasal dari Kabupaten Wajo sebanyak 326 orang, Kabupaten Maros (7), Kota Palopo (22), Kabupaten Gowa (2), dan Kabupaten Luwu Timur (28).

Sisanya enam orang berasal dari tim pendamping haji yang terdiri atas ketua kelompok terbang (kloter) satu orang, pembimbing ibadah (1), tenaga kesehatan haji (1), perawat (1), pembimbing haji daerah (2).

"Jadi, jumlah calon haji sebanyak 385 orang ditambah tim pendamping haji 6 orang, sehingga totalnya 391 orang. Kalau kloter lainnya yang utuh berangkat sebanyak 393 orang," katanya.

Sementara itu, dua calon haji yang tertunda keberangkatannya karena sakit yakni Zainuddin Tahang Kaseng (80) dan Mare Petta Baba (70), keduanya adalah warga Kabupaten Wajo.

Asa Afif Bahri berharap semua yang telah dinyatakan laik terbang bisa menjalankan ibadah hajinya dengan baik dan mabrur serta kembali ke tanah air nantinya.

Sebelum pemberangkatan, JCH Kloter 23 itu mengikuti rangkaian proses penerimaan dan persiapan keberangkatan di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang.

“PPIH telah menyiapkan sejumlah tahapan layanan, mulai dari penempatan akomodasi, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup, pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan khusus bagi wanita usia subur,” ujarnya.

Terkait pemeriksaan kesehatan, kata dia, dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat terbang. Pendataan juga dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagi calon haji dengan riwayat penyakit maupun kategori khusus lainnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PPIH Embarkasi Makassar berangkatkan JCH gabungan berbagai daerah



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026