
PPIH Embarkasi Makassar terbangkan JCH asal Papua Barat ke Tanah Suci

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menerbangkan 392 jamaah calon haji dari Provinsi Papua Barat dan satu tambahan calon haji dari Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya ditunda karena sakit, ke Tanah Suci Makkah.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail di Makassar, Sabtu, mengatakan jumlah jamaah calon haji dari Papua Barat 386 orang ditambah enam petugas pendamping serta satu calon haji tunda yang ikut dalam kelompok terbang (kloter) 25 tersebut.
"Untuk yang sakit dan ditunda keberangkatannya itu dimungkinkan dimasukkan di kloter mana pun, asalkan kondisinya sudah membaik dan betul-betul laik terbang," ujarnya.
Ia mengungkapkan JCH asal Papua Barat itu memasuki pemondokan Asrama Haji Sudiang Makassar pada Jumat (8/5), sekitar pukul 14.00 Wita dan dilepas untuk diterbangkan sehari kemudian, Sabtu (9/5), sekitar pukul 10.50 Wita.
Sebelum pelepasan, PPIH Embarkasi Makassar memberikan beberapa pesan kepada jamaah calon haji agar senantiasa menjaga nama baik bangsa selama menjalani masa ibadah di Tanah Suci.
Ia mengingatkan jamaah untuk mempersiapkan diri dengan baik karena kondisi cuaca di Arab Saudi cukup terik, sehingga mereka diminta senantiasa menjaga kondisi kesehatan dengan memperbanyak minum air mineral.
"Yang utama itu karena tujuan jamaah ke Makkah adalah untuk menunaikan salah satu Rukun Islam dan betul-betul karena ibadah, jadi tetap menjaga nama baik bangsa, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak minum air mineral," katanya.
Ikbal yang juga Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulsel itu, mengatakan semua yang telah dinyatakan laik terbang bisa menjalankan ibadah haji dengan baik dan mabrur serta kembali ke tanah air.
Sebelum pemberangkatan, JCH kloter 25 itu mengikuti rangkaian proses penerimaan dan persiapan keberangkatan di Aula Mina Asrama Haji Sudiang.
“PPIH telah menyiapkan sejumlah tahapan layanan, mulai dari penempatan akomodasi, pembagian gelang identitas, penyaluran biaya hidup, pemeriksaan kesehatan, hingga pendataan khusus bagi wanita usia subur,” katanya.
Terkait dengan pemeriksaan kesehatan, dilakukan secara ketat untuk memastikan jamaah memenuhi syarat terbang. Pendataan juga dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagi calon haji dengan riwayat penyakit maupun kategori khusus lainnya.
Berita selengkapnya : PPIH Embarkasi Makassar terbangkan JCH asal Papua Barat ke Makkah
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
