Sulsel miliki prospek jadi provinsi mandiri benih
Selasa, 23 Oktober 2018 23:12 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (tengah) saat Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional VI 2018 di Kabupaten Maros, Selasa (23/10). (Antaranews Sulsel/Suriani Mappong/18)
Maros (Antaranews Sulsel) - Sulawesi Selatan miliki prospek menjadi provinsi mandiri benih dengan mencermati hasil-hasil penemuan benih unggul dari produsen benih.
"Lembaga riset kita ya harus terus dikembangkan, bukan hanya meneliti tanaman pangan saja, tetapi juga holtikultura seperti jeruk dan sebagainya, benih buah-buahan ini yang akan kita coba," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah disela Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional VI 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Maros, Selasa.
Dia mengatakan, Sulsel sebagai penyanggah pangan nasional dengan rata-rata surplus 2,5 juta ton beras untuk menjadi pronvinsi mandiri benih, maka perlu ditunjang semua pihak, termasuk para produsen benih untuk mendapatkan varietas baru yang lebih unggul.
Sementara dari segi prosentase serapan benih bermutu untuk meningkatkan produksi pertanian, diakui masih sekitar 45 - 65 persen.
"Kondisi ini tentu memberi peluang bagi produsen benih dalam menemukan varietas baru dalam menunjang Sulsel sebagai daerah penyangga pangan nasional," ujarnya.
Sementara itu, salah satu dari pengembangan benih unggulan itu adalah talas yang telah dikembangkan oleh PT Satoimo Sulawesi Sukses yang turut ambil bagian pada pameran.
Menurut Manajer HRD, Umum dan Pengembangan PT Satoimo Sulawesi Sukses Darwis Said, keikutsertaan pada pameran ini untuk menyosialisasikan benih unggul dan produksi talas yang menjadi komoditas ekspor ke Jepang dengan rata-rata permintaan 3.000 ton per bulan.
"Selain itu, untuk lebih memperkenalkan hasil turunan produk talas kepada masyarakat umum, maupun petani yang akan menjadi mitra," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional VI 2018 pada 23 -26 Oktober 2018, diharapkan dapat menjadi stimulan dan ajang sosialisasi benih unggulan bagi peserta dari 33 provinsi dan pengujung pameran untuk dikembangkan di masing-masing daerahnya.
"Lembaga riset kita ya harus terus dikembangkan, bukan hanya meneliti tanaman pangan saja, tetapi juga holtikultura seperti jeruk dan sebagainya, benih buah-buahan ini yang akan kita coba," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah disela Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional VI 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Maros, Selasa.
Dia mengatakan, Sulsel sebagai penyanggah pangan nasional dengan rata-rata surplus 2,5 juta ton beras untuk menjadi pronvinsi mandiri benih, maka perlu ditunjang semua pihak, termasuk para produsen benih untuk mendapatkan varietas baru yang lebih unggul.
Sementara dari segi prosentase serapan benih bermutu untuk meningkatkan produksi pertanian, diakui masih sekitar 45 - 65 persen.
"Kondisi ini tentu memberi peluang bagi produsen benih dalam menemukan varietas baru dalam menunjang Sulsel sebagai daerah penyangga pangan nasional," ujarnya.
Sementara itu, salah satu dari pengembangan benih unggulan itu adalah talas yang telah dikembangkan oleh PT Satoimo Sulawesi Sukses yang turut ambil bagian pada pameran.
Menurut Manajer HRD, Umum dan Pengembangan PT Satoimo Sulawesi Sukses Darwis Said, keikutsertaan pada pameran ini untuk menyosialisasikan benih unggul dan produksi talas yang menjadi komoditas ekspor ke Jepang dengan rata-rata permintaan 3.000 ton per bulan.
"Selain itu, untuk lebih memperkenalkan hasil turunan produk talas kepada masyarakat umum, maupun petani yang akan menjadi mitra," katanya.
Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional VI 2018 pada 23 -26 Oktober 2018, diharapkan dapat menjadi stimulan dan ajang sosialisasi benih unggulan bagi peserta dari 33 provinsi dan pengujung pameran untuk dikembangkan di masing-masing daerahnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komisi III DPR: Pemecatan Dirnarkoba terkait pemerasan DWP sudah tepat
02 January 2025 12:19 WIB, 2025
DPR RI hargai keputusan Presiden Prabowo setujui capim KPK pilihan Jokowi
13 November 2024 7:55 WIB, 2024
Kementerian PANRB gelar forum diskusi refleksi kinerja Jokowi-Ma'ruf
10 October 2024 10:40 WIB, 2024
Menteri PANRB : ASN yang pasangannya maju pada Pilkada 2024 wajib jaga netralitas
08 October 2024 10:23 WIB, 2024
Menteri PANRB menerbitkan surat edaran tentang tindak tegas ASN pelaku "judol"
24 September 2024 14:47 WIB, 2024
Menteri PANRB memastikan pelamar seleksi CPNS tidak ada yang dirugikan
05 September 2024 21:21 WIB, 2024
Menpan-RB meminta Pemda efisienkan aplikasi untuk pelayanan masyarakat
27 August 2024 19:01 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB