Danny Pomanto serukan emak-emak menangkan Jokowi-Maruf
Jumat, 22 Februari 2019 10:49 WIB
Cawapres KH Maruf Amin menyampaikan sambutan pada acara pengajian dan silaturahmi di Makassaar, Kamis (21/2). (Foto istimewa)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Politikus Nasdem Moh Ramdhan Pomanto menyerukan kepada emak-emak di Makassar agar memenangkan pasangan calon presiden-con wakil presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin pada Pilpres 17 April 2019.
Hal itu disampaikan Danny - sapaan Moh Ramdhan Pomanto di hadapan sekitar 15 ribu peserta yang didominasi emak-emak dalam acara Pengajian dan Silaturahmi bersama KH Ma'ruf Amin di Makassar, Kamis.
"Membela ulama adalah jihad. Sekitar 50 hari lagi, kita menentukan nasib dan arah negara kita," kata Wali Kota Makassar yang telah men adwal cuti kampanye Pilpres pada 21 Februari 2019 ini.
Danny meminta emak-emak untuk mempengaruhi keluarga dan sekitarnya untuk memilih petahana, sebab kemenangan Jokowi - Ma'ruf adalah kemenangan rakyat Indonesia.
"Jangan kita mempermalukan ulama," kata Danny disambut siap para hadirin.
Politikus Partai Nasdem Danny Pomanto saat menyampaikan sambutan pada acara pengajian dan silaturahmi bersama KH Maruf Amin di Makassar, Kamis (21/2). (Foto istimewa).
Selama ini, lanjut Danny, Jokowi memiliki banyak prestasi yang belum pernah diukir oleh pemerintah sebelumnya, seperti membuat harga stabil, mampu menyetarakan harga hingga Papua serta menekan inflasi.
Selain itu infrastruktur merata, dana desa yang mampu menopang ekonomi pinggiran dan gagasan soal Dana Kelurahan, patut diapresiasi kepada Jokowi.
"Alangkah ruginya kita, orang sesederhana Jokowi tidak kita pilih. Anaknya saja tidak boleh main proyek, tapi jual martabak. Biasanya anak presiden jual minyak," tegas Danny.
Di samping itu, Danny juga meminta emak-emak memerangi hoaks sebab hoaks merupakan musuh Islam yang harus dilawan oleh semua pihak.
Sementara itu Colon Wakil Presiden KH Ma'ruf mengaku beruntung bisa datang dan menyapa warga Makassar.
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini juga mengingatkan bahwa dirinya sudah menerima gelar adat dari Kerajaan Galesong, yakni Karaeng Manaba.
Gelar yang bermakna pemimpin yang bijak itu menandakan bahwa Ma'ruf sudah menjadi warga Makassar. "Jadi saya sudah jadi karaeng. Kalau begitu saya sudah jadi orang Makassar. Kalau nanti saya jadi wakil presiden, saya mewakili masyarakat Makassar," ujar Maruf.
Oleh karena itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini meminta doa dan dukungan dari rakyat Kota Daeng itu untuk menang bersama Jokowi di Pilpres 2019.
Hal itu disampaikan Danny - sapaan Moh Ramdhan Pomanto di hadapan sekitar 15 ribu peserta yang didominasi emak-emak dalam acara Pengajian dan Silaturahmi bersama KH Ma'ruf Amin di Makassar, Kamis.
"Membela ulama adalah jihad. Sekitar 50 hari lagi, kita menentukan nasib dan arah negara kita," kata Wali Kota Makassar yang telah men adwal cuti kampanye Pilpres pada 21 Februari 2019 ini.
Danny meminta emak-emak untuk mempengaruhi keluarga dan sekitarnya untuk memilih petahana, sebab kemenangan Jokowi - Ma'ruf adalah kemenangan rakyat Indonesia.
"Jangan kita mempermalukan ulama," kata Danny disambut siap para hadirin.
Politikus Partai Nasdem Danny Pomanto saat menyampaikan sambutan pada acara pengajian dan silaturahmi bersama KH Maruf Amin di Makassar, Kamis (21/2). (Foto istimewa).
Selama ini, lanjut Danny, Jokowi memiliki banyak prestasi yang belum pernah diukir oleh pemerintah sebelumnya, seperti membuat harga stabil, mampu menyetarakan harga hingga Papua serta menekan inflasi.
Selain itu infrastruktur merata, dana desa yang mampu menopang ekonomi pinggiran dan gagasan soal Dana Kelurahan, patut diapresiasi kepada Jokowi.
"Alangkah ruginya kita, orang sesederhana Jokowi tidak kita pilih. Anaknya saja tidak boleh main proyek, tapi jual martabak. Biasanya anak presiden jual minyak," tegas Danny.
Di samping itu, Danny juga meminta emak-emak memerangi hoaks sebab hoaks merupakan musuh Islam yang harus dilawan oleh semua pihak.
Sementara itu Colon Wakil Presiden KH Ma'ruf mengaku beruntung bisa datang dan menyapa warga Makassar.
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini juga mengingatkan bahwa dirinya sudah menerima gelar adat dari Kerajaan Galesong, yakni Karaeng Manaba.
Gelar yang bermakna pemimpin yang bijak itu menandakan bahwa Ma'ruf sudah menjadi warga Makassar. "Jadi saya sudah jadi karaeng. Kalau begitu saya sudah jadi orang Makassar. Kalau nanti saya jadi wakil presiden, saya mewakili masyarakat Makassar," ujar Maruf.
Oleh karena itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini meminta doa dan dukungan dari rakyat Kota Daeng itu untuk menang bersama Jokowi di Pilpres 2019.
Pewarta : -
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres Ma'ruf Amin : Indonesia pelajari dugaan TPPO dalam isu Rohingya
18 December 2023 15:32 WIB, 2023
Wapres minta korban erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat segera dievakuasi
06 December 2023 13:27 WIB, 2023
Survei CPCS : 81,6 persen puas terhadap pemerintahan Presiden Jokowi
04 September 2023 14:25 WIB, 2023
Presiden Jokowi dan Maruf Amin serta tokoh lain hadir di Puncak BBK 2023
24 June 2023 18:53 WIB, 2023
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
Gubernur Sulsel tegaskan siap jalankan program prioritas Presiden Prabowo
03 February 2026 10:26 WIB
Presiden Prabowo bertukar pandangan dengan Abraham Samad soal pemberantasan korupsi
02 February 2026 13:34 WIB