Ibu Ani Yudhoyono kembali kritis, mohon doanya
Sabtu, 1 Juni 2019 10:46 WIB
Ani Yudhoyono bersama Susilo Bambang Yudhoyono dan menantunya Annisa Yudhoyono dalam sebuah unggahan Instagram. ANTARA/Instagram/@aniyudhoyono/pri
Singapura (ANTARA) - Kondisi Ibu Negara RI 2004-2014 Ani Yudhoyono kembali kritis pada Sabtu siang, dan terus ditangani oleh tim dokter National University Hospital Singapura.
Hal itu disampaikan staf pribadi Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy kepada wartawan yang menunggu di National University Hospital Singapura.
"Ibu Ani kembali kritis. Mohon doanya para sahabat," kata dia.
Sementara itu, Andi Mallarangeng bersama Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachar menjenguk Ani Yudhoyono di NUH.
Dalam kesempatan itu, Andi mengakui kondisi kesehatan Ibu Ani terus menurun, meski ada tanda-tanda perbaikan.
"Pagi hari ini Ibu Ani masih di ICU dan ditangani tim dokter dari Singapura dan kepresidenan," kata dia.
Selama menjalani pengobatan untuk penyakit kanker darah, kondisi Ani Yudhoyono naik dan turun.
Menurut Andi, hal itu biasa untuk penanganan kanker dengan penanganan melalui kemoterapi.
"Siapa pun yang pernah kanker pasti juga pernah mengalami 'up and down' saat kemoterapi," kata dia.
Hal itu disampaikan staf pribadi Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy kepada wartawan yang menunggu di National University Hospital Singapura.
"Ibu Ani kembali kritis. Mohon doanya para sahabat," kata dia.
Sementara itu, Andi Mallarangeng bersama Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachar menjenguk Ani Yudhoyono di NUH.
Dalam kesempatan itu, Andi mengakui kondisi kesehatan Ibu Ani terus menurun, meski ada tanda-tanda perbaikan.
"Pagi hari ini Ibu Ani masih di ICU dan ditangani tim dokter dari Singapura dan kepresidenan," kata dia.
Selama menjalani pengobatan untuk penyakit kanker darah, kondisi Ani Yudhoyono naik dan turun.
Menurut Andi, hal itu biasa untuk penanganan kanker dengan penanganan melalui kemoterapi.
"Siapa pun yang pernah kanker pasti juga pernah mengalami 'up and down' saat kemoterapi," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Data terkini banjir Bali, 17 korban meninggal sementara lima belum ditemukan
14 September 2025 5:43 WIB
Liga Inggris - Pelatih Chelsea pastikan ubah tim saat tandang ke markas Ipswich
28 December 2024 10:05 WIB, 2024
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB