Barnabas Suebu Canangkan GIM di Jayapura
Sabtu, 20 Februari 2010 19:04 WIB
Jayapura (ANTARA News) - Gubernur Papua Barnabas Suebu mencanangkan Gerakan Indonesia Menabung (GIM), sekaligus meresmikan produk bersama perbankan "Tabunganku" yang diprakarsai Bank Indonesia (BI) Jayapura bersama perbankan setempat.
Pencanangan GIM itu dilaksanakan di halaman kantor Bank Papua, dihadiri anggota Muspida, pagawai perbankan, mahasiswa, pengusaha, dan masyarakat Kota Jayapura, Sabtu
"Menabung itu baik dan sangat bermanfaat bagi kita. Dengan adanya GIM, diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap bank, sehingga mereka mau menyimpan uangnya di bank," kata Barnabas Suebu di Jayapura, Sabtu.
Dia mengatakan, dengan telah dicanangkannya GIM serta adanya produk tabungan bersama bertajuk Tabunganku, seluruh masyarakat mau menumbuhkan kembali budaya menabung.
"Gemar menabung jangan hanya dimiliki kalangan mampu saja, tetapi juga yang berada di menengah ke bawah juga harus bisa menabung, karena sekarang sudah ada "Tabunganku", yaitu suatu produk tabungan tanpa biaya administrasi dan setoran awal pembukaan rekening ringan," ujarnya.
Gubernur Barnabas Suebu mengajak seluruh masyarakat, secara khusus kalangan menengah ke bawah untuk menyisihkan setiap pendapatan mereka dengan cara menabung lewat produk Tabunganku.
Pemimpin BI Jayapura Leo R Tandiarrang mengatakan, menabung mempunyai dua unsur penting yaitu, kegiatan menabung melibatkan seluruh masyarakat dalam proses perbankan, dan produk Tabunganku itu sangat mulia.
"Saya katakan mulia karena telah mengonsepkan masa depan yang lebih baik, serta dengan adanya tabungan murah tersebut, diharapkan bank memiliki gambaran pola menabung masyarakat kecil, kemudian dapat dimamfaatkan bank sebagai dasar pemberian kredit dan pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan golongan masyarakat kecil," katanya.
Dia katakan, Bank sentral dan perbankan, memiliki komitmen untuk menumbuhkan kembali budaya menabung, sekaligus mengurangi budaya konsumtif yang tidak memberikan kontribusi maksimal pada produktivitas nasional.
Menurut ia, untuk membangun Papua yang sejahtera sangat diperlukan kerja sama antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat. Untuk itu mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun tanah Papua yang lebih sejahtera dengan menabung.
"Peningkatan yang ada sekarang di Papua, tidak terlepas dari adanya kerjasama pemerintah dengan masyarakat," tandasnya.
BI Jayapura pada acara ini juga menyerahkan bantuan bea siswa kepada siswa-siswa sekolah yang berprestasi. (T.KR-ALX/R007)
Pencanangan GIM itu dilaksanakan di halaman kantor Bank Papua, dihadiri anggota Muspida, pagawai perbankan, mahasiswa, pengusaha, dan masyarakat Kota Jayapura, Sabtu
"Menabung itu baik dan sangat bermanfaat bagi kita. Dengan adanya GIM, diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap bank, sehingga mereka mau menyimpan uangnya di bank," kata Barnabas Suebu di Jayapura, Sabtu.
Dia mengatakan, dengan telah dicanangkannya GIM serta adanya produk tabungan bersama bertajuk Tabunganku, seluruh masyarakat mau menumbuhkan kembali budaya menabung.
"Gemar menabung jangan hanya dimiliki kalangan mampu saja, tetapi juga yang berada di menengah ke bawah juga harus bisa menabung, karena sekarang sudah ada "Tabunganku", yaitu suatu produk tabungan tanpa biaya administrasi dan setoran awal pembukaan rekening ringan," ujarnya.
Gubernur Barnabas Suebu mengajak seluruh masyarakat, secara khusus kalangan menengah ke bawah untuk menyisihkan setiap pendapatan mereka dengan cara menabung lewat produk Tabunganku.
Pemimpin BI Jayapura Leo R Tandiarrang mengatakan, menabung mempunyai dua unsur penting yaitu, kegiatan menabung melibatkan seluruh masyarakat dalam proses perbankan, dan produk Tabunganku itu sangat mulia.
"Saya katakan mulia karena telah mengonsepkan masa depan yang lebih baik, serta dengan adanya tabungan murah tersebut, diharapkan bank memiliki gambaran pola menabung masyarakat kecil, kemudian dapat dimamfaatkan bank sebagai dasar pemberian kredit dan pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan golongan masyarakat kecil," katanya.
Dia katakan, Bank sentral dan perbankan, memiliki komitmen untuk menumbuhkan kembali budaya menabung, sekaligus mengurangi budaya konsumtif yang tidak memberikan kontribusi maksimal pada produktivitas nasional.
Menurut ia, untuk membangun Papua yang sejahtera sangat diperlukan kerja sama antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat. Untuk itu mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun tanah Papua yang lebih sejahtera dengan menabung.
"Peningkatan yang ada sekarang di Papua, tidak terlepas dari adanya kerjasama pemerintah dengan masyarakat," tandasnya.
BI Jayapura pada acara ini juga menyerahkan bantuan bea siswa kepada siswa-siswa sekolah yang berprestasi. (T.KR-ALX/R007)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB