PT TTL Tonasa terima 10 unit truk Tata Motors
Senin, 5 Agustus 2019 15:49 WIB
Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta (lima kanan) menyerahkan secara simbolis 10 unit Tata Prima dump truk 2528.K 6x4 kepada Direktur Utama PT Topabiring Trans Logistik Muh Masrid (enam kiri) bersama pihak BNI dan staf Topabinging Trans Logistik di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (5/8/2019). FOTO/Darwin Fatir.
Makassar (ANTARA) - PT Topabiring Trans Logistik (TTL) anak perusahaan PT Semen Tonasa merupakan divisi pengangkutan material dan angkutan semen darat telah menerima 10 unit Truk Tata Prima 2528.K 6x4 dari PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta usai penyerahan truk tersebut di kantor pusat Topabiring Trans Logistik, Pangkep, Senin mengatakan, pihaknya sengaja datang untuk memastikan truk yang diserahkan sudah sesuai dengan permintaan pelanggannya.
Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia, Biswadev mengemukakan, selain sebagai bentuk pelayanan kepada konsumennya, perusahaan juga memberikan apresiasi atas kerja sama dengan pihak pemerintah setempat.
"Hari ini kami menyerahkan 10 unit Tata Prima 2528.K dump truck kepada PT Topabiring Trans Logistik. Sejak peluncuran tahun 2017, Tata Prima dump truck telah menjadi jagoan di sektor pertambangan dan infrastruktur,"sebut Biswadev.
Pihaknya berharap dengan hadirnya dump truk tersebut, dapat menjadi bagian bisnis Topabirng untuk semakin berkembang serta memudahkan pengangkutan material dalam hal bahan baku serta distribusi Semen Tonasa.
Ia menambahkan, Tata Prima 2528.K 6x4 adalah truk off-road untuk aplikasi dump truck bertenaga 280 hp dengan gross vehicle weight (GVW) dengan daya angkut hingga 25 ton.
"Kami berharap bisnis Topabiring akan terus berkembang bersama Tata Prima 2528.K 6x4, dan Tata Prima dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Saat ini baru 10 unit yang diserahkan, sedangkan sisanya 10 unit akan dikirimkan," ujarnya menambahkan.
Direktur Utama PT Topabiring Trans Logistik, Muh Masrid pada kesempatan itu mengatakan, pembelian kendaraan dump truck Tata Prima tersebut sudah dipertimbangkan secara matang.
"Sebelumnya sudah ada evaluasi teknis terkait dengan kebutuhan dan kapasitas pengangkutan. Kita beli dulu 10 unit, nanti tahap selanjutnya, sisanya akan dipesan sesuai kebutuan," papar Masrid.
Menurutnya, truk milik pabrikan India itu secara teknis telah memenuhi persyaratan dan kapasitas lebih besar. Selain itu, pihak pembiayaan dari Bank BNI telah menyetujui pengajuan pembelian truk tersebut. Mengenai harga dibawah Rp1 miliar.
"Untuk transportasi material bahan baku dan pengangkutan semen di perusahaan saat ini ada 100 unit, tentunya dengan tambahan armada tersebut akan mempermudah kinerja perusahaan serta akan menambah nilai bisnis," tambahnya. Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta (kanan) menyerahkan secara simbolis 10 unit Tata Prima dump truk 2528.K 6x4 kepada Direktur Utama PT Topabiring Trans Logistik Muh Masrid (kiri) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (5/8/2019). FOTO/Darwin Fatir.
Presiden Direktur TMDI, Biswadev Sengupta usai penyerahan truk tersebut di kantor pusat Topabiring Trans Logistik, Pangkep, Senin mengatakan, pihaknya sengaja datang untuk memastikan truk yang diserahkan sudah sesuai dengan permintaan pelanggannya.
Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia, Biswadev mengemukakan, selain sebagai bentuk pelayanan kepada konsumennya, perusahaan juga memberikan apresiasi atas kerja sama dengan pihak pemerintah setempat.
"Hari ini kami menyerahkan 10 unit Tata Prima 2528.K dump truck kepada PT Topabiring Trans Logistik. Sejak peluncuran tahun 2017, Tata Prima dump truck telah menjadi jagoan di sektor pertambangan dan infrastruktur,"sebut Biswadev.
Pihaknya berharap dengan hadirnya dump truk tersebut, dapat menjadi bagian bisnis Topabirng untuk semakin berkembang serta memudahkan pengangkutan material dalam hal bahan baku serta distribusi Semen Tonasa.
Ia menambahkan, Tata Prima 2528.K 6x4 adalah truk off-road untuk aplikasi dump truck bertenaga 280 hp dengan gross vehicle weight (GVW) dengan daya angkut hingga 25 ton.
"Kami berharap bisnis Topabiring akan terus berkembang bersama Tata Prima 2528.K 6x4, dan Tata Prima dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Saat ini baru 10 unit yang diserahkan, sedangkan sisanya 10 unit akan dikirimkan," ujarnya menambahkan.
Direktur Utama PT Topabiring Trans Logistik, Muh Masrid pada kesempatan itu mengatakan, pembelian kendaraan dump truck Tata Prima tersebut sudah dipertimbangkan secara matang.
"Sebelumnya sudah ada evaluasi teknis terkait dengan kebutuhan dan kapasitas pengangkutan. Kita beli dulu 10 unit, nanti tahap selanjutnya, sisanya akan dipesan sesuai kebutuan," papar Masrid.
Menurutnya, truk milik pabrikan India itu secara teknis telah memenuhi persyaratan dan kapasitas lebih besar. Selain itu, pihak pembiayaan dari Bank BNI telah menyetujui pengajuan pembelian truk tersebut. Mengenai harga dibawah Rp1 miliar.
"Untuk transportasi material bahan baku dan pengangkutan semen di perusahaan saat ini ada 100 unit, tentunya dengan tambahan armada tersebut akan mempermudah kinerja perusahaan serta akan menambah nilai bisnis," tambahnya. Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Biswadev Sengupta (kanan) menyerahkan secara simbolis 10 unit Tata Prima dump truk 2528.K 6x4 kepada Direktur Utama PT Topabiring Trans Logistik Muh Masrid (kiri) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (5/8/2019). FOTO/Darwin Fatir.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mobil tenaga surya pertama di dunia Sono Sion klaim sudah kumpulkan 20 ribu pemesanan
05 September 2022 11:15 WIB, 2022
Urawa Red Diamonds ke final Liga Champions Asia usai menang adu penalti
26 August 2022 9:17 WIB, 2022
Mau saingi Tesla, General Motors diam-diam garap van listrik untuk komersial
05 June 2020 11:58 WIB, 2020
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB