Gramedia raih penghargaan literasi pada Hari Aksara Internasional
Sabtu, 7 September 2019 16:58 WIB
Marketing dan Merchandising Director PT Gramedia Asri Media, Heri Darmawan (tiga kiri) menerima penghargaan literasi dari Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Prof Muhajir Effendy (kiri) saat puncak acara peringatan Hari Aksara di tribun lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/9/2019). ANTARA/ Darwin Fatir.
Makassar (ANTARA) - PT Gramedia Asri Media berhasil mendapat penghargaan dalam Festival Literasi Indonesia pada Hari Aksara Internasional (HAI) ke-54 di tribun Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Penghargaan tersebut diterima Marketing dan Merchandising Director PT Gramedia Asri Media, Heri Darmawan, yang diserahkan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhajir Effendy, bersamaan penerima penghargaan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
"Selama ini Gramedia berpatisipasi aktif dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Selama 50 tahun Gramedia hadir sebagai industri penerbitan buku dan memiliki tanggung jawab bersama-sama pemerintah untuk mendorong minat baca masyarakat," papar Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media Yosef Adityo di sela acara.
Penghargaan ini, kata dia, menjadi kebanggaan Gramedia serta sebagai penambah semangat bagi perusahaan untuk memberikan inspirasi, kolaborasi dan berinovasi untuk memajukan pendidikan masyarakat Indonesia di bidang literasi baik formal maupun non formal.
Menurut dia, Gramedia terus meningkatkan kepedulian terhadap literasi. Salah satu upayanya dengan membentuk forum komunitas baca dan taman baca dari Aceh sampai Papua dengan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat atau Dirjen PAUD dan Dikmas.
Selain itu, Gramedia telah memberikan penghargaan kepada taman baca dan komunitas baca yang aktif dan kreatif dalam kompetisi bertajuk Gramedia Reading Community Competition (GRCC) yang digelar di beberapa daerah di Nusantara.
Yosef mengatakan penghargaan yang diterima tersebut akan didedikasikan kepada seluruh komunitas dan taman baca di Indonesia sebagai bagian dari keberhasilan program memajukan Indonesia bebas buta aksara.
"Penghargaan ini dedikasikan kepada seluruh komunitas dan taman baca di Indonesia yang sudah bersinergi bersama Gramedia dalam berbagai kegiatan literasi yang berjalan selama ini," tambahnya. Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media Yosef Adityo menunjukkan penghargaan di sela acara puncak peringatan Hari Aksara di tribun lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/9/2019). FOTO/Darwin Fatir.
PT Gramedia Asri Media berfokus untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan minat baca sejak tahun 2015.
Bahkan di tahun itu, Gramedia mulai menginovasi program seperti Gramedia Reading Community Competition (GRCC) Festival Literasi Gramedia, Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) hingga melalui website www.literasinusantara.com
"Kami terus memberi dukungan kepada pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, komunitas serta masyarakat bagi yang mengadakan kegiatan bertema literasi," tambahnya.
Penghargaan tersebut diterima Marketing dan Merchandising Director PT Gramedia Asri Media, Heri Darmawan, yang diserahkan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhajir Effendy, bersamaan penerima penghargaan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
"Selama ini Gramedia berpatisipasi aktif dalam meningkatkan minat baca masyarakat. Selama 50 tahun Gramedia hadir sebagai industri penerbitan buku dan memiliki tanggung jawab bersama-sama pemerintah untuk mendorong minat baca masyarakat," papar Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media Yosef Adityo di sela acara.
Penghargaan ini, kata dia, menjadi kebanggaan Gramedia serta sebagai penambah semangat bagi perusahaan untuk memberikan inspirasi, kolaborasi dan berinovasi untuk memajukan pendidikan masyarakat Indonesia di bidang literasi baik formal maupun non formal.
Menurut dia, Gramedia terus meningkatkan kepedulian terhadap literasi. Salah satu upayanya dengan membentuk forum komunitas baca dan taman baca dari Aceh sampai Papua dengan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat atau Dirjen PAUD dan Dikmas.
Selain itu, Gramedia telah memberikan penghargaan kepada taman baca dan komunitas baca yang aktif dan kreatif dalam kompetisi bertajuk Gramedia Reading Community Competition (GRCC) yang digelar di beberapa daerah di Nusantara.
Yosef mengatakan penghargaan yang diterima tersebut akan didedikasikan kepada seluruh komunitas dan taman baca di Indonesia sebagai bagian dari keberhasilan program memajukan Indonesia bebas buta aksara.
"Penghargaan ini dedikasikan kepada seluruh komunitas dan taman baca di Indonesia yang sudah bersinergi bersama Gramedia dalam berbagai kegiatan literasi yang berjalan selama ini," tambahnya. Corporate Secretary PT Gramedia Asri Media Yosef Adityo menunjukkan penghargaan di sela acara puncak peringatan Hari Aksara di tribun lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/9/2019). FOTO/Darwin Fatir.
PT Gramedia Asri Media berfokus untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan minat baca sejak tahun 2015.
Bahkan di tahun itu, Gramedia mulai menginovasi program seperti Gramedia Reading Community Competition (GRCC) Festival Literasi Gramedia, Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) hingga melalui website www.literasinusantara.com
"Kami terus memberi dukungan kepada pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, komunitas serta masyarakat bagi yang mengadakan kegiatan bertema literasi," tambahnya.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gramedia Panakkukang gelar 'Semesta Buku', ajak masyarakat tingkatkan literasi
03 October 2025 7:32 WIB
Parni Hadi : Jakob Oetama sebagai guru besar dan mata air wartawan Indonesia
09 September 2020 14:50 WIB, 2020
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019