Pekan Mode London dibuka dengan peragaan busana publik
Minggu, 15 September 2019 9:13 WIB
Publik menghadiri peragaan busana Alexa Chung public di London Fashion Week, London, Inggris, 14 September 2019. (REUTERS/ Henry Nicholls)
Jakarta (ANTARA) - Akuntan Afrika Selatan Shaista Hamdulay tak pernah menyangka dia akan berbaur dengan para pencinta fashion di Pekan Mode London (London Fashion Week).
Pada Sabtu, Hamdulay mencicipi rasanya jadi editor fashion, buyer, blogger dan selebritas yang duduk di bangku terdepan peragaan busana.
Perempuan 30 tahun itu adalah satu dari belasan orang di acara publik pekan mode tersebut, di mana untuk pertama kalinya orang bisa membeli tiket untuk presentasi istimewa.
"Ini kesempatan sekali seumur hidup," ujar Hamdulay. "Saya tak pernah mimpi bisa dududk di sini, di Pekan Mode London".
Ajang mode itu kini membuka diri untuk publik dengan menawarkan enam acara yang bisa dihadiri khalayak umum pada akhir pekan.
Berbekal tiket yang dihargai 135 pounds (Rp2,3 juta), pengunjung bisa melihat model melenggak-lenggok dalam balutan busana rancangan Alexa Chung dan Henry Holland.
Mereka juga bisa mengikuti diskusi panel bersama pakar industri dan mendatangi pameran.
"Banyak yang tertarik, tak cuma konsumen tapi orang dalam industri yang penasaran akan seperti apa pengalaman itu," ujar Chief Executive British Fashion Council Caroline Rush seperti dilansir Reuters.
London adalah perhentian kedua dari kalender peragaan busana spring/summer 2020 yang juga meliputi New York, Milan dan Paris.
Chung tak cuma hadir, tapi juga menyapa tamu lewat video di mana ia berkata busana-busana yang ditampilkan "khusus dikurasi untuk acara ini". Koleksinya meliputi gaun dengan motif print, mantel tebal dan alas kaki untuk koleksi autumn/winter 2019-2020.
"Saya suka banget alas kakinya," kata mahasiswa jurusan fashion John Currie. Orang lain tidak merasa hal yang sama.
"Tidak terlalu menarik," kata produser teater Judith Rosenbauer. "Saya berharap melihat sesuatu yang baru dan segar."
Pada Sabtu, Hamdulay mencicipi rasanya jadi editor fashion, buyer, blogger dan selebritas yang duduk di bangku terdepan peragaan busana.
Perempuan 30 tahun itu adalah satu dari belasan orang di acara publik pekan mode tersebut, di mana untuk pertama kalinya orang bisa membeli tiket untuk presentasi istimewa.
"Ini kesempatan sekali seumur hidup," ujar Hamdulay. "Saya tak pernah mimpi bisa dududk di sini, di Pekan Mode London".
Ajang mode itu kini membuka diri untuk publik dengan menawarkan enam acara yang bisa dihadiri khalayak umum pada akhir pekan.
Berbekal tiket yang dihargai 135 pounds (Rp2,3 juta), pengunjung bisa melihat model melenggak-lenggok dalam balutan busana rancangan Alexa Chung dan Henry Holland.
Mereka juga bisa mengikuti diskusi panel bersama pakar industri dan mendatangi pameran.
"Banyak yang tertarik, tak cuma konsumen tapi orang dalam industri yang penasaran akan seperti apa pengalaman itu," ujar Chief Executive British Fashion Council Caroline Rush seperti dilansir Reuters.
London adalah perhentian kedua dari kalender peragaan busana spring/summer 2020 yang juga meliputi New York, Milan dan Paris.
Chung tak cuma hadir, tapi juga menyapa tamu lewat video di mana ia berkata busana-busana yang ditampilkan "khusus dikurasi untuk acara ini". Koleksinya meliputi gaun dengan motif print, mantel tebal dan alas kaki untuk koleksi autumn/winter 2019-2020.
"Saya suka banget alas kakinya," kata mahasiswa jurusan fashion John Currie. Orang lain tidak merasa hal yang sama.
"Tidak terlalu menarik," kata produser teater Judith Rosenbauer. "Saya berharap melihat sesuatu yang baru dan segar."
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Monas masih menjadi tempat favorit untuk dikunjungi saat ke Jakarta
24 December 2023 18:23 WIB, 2023
Menparekraf: New York Fashion Week momentum promosikan budaya Indonesia
28 August 2023 18:22 WIB, 2023
Jokowi : Investasi dan keberlanjutan IKN Nusantara aman siapa pun presidennya
07 June 2023 13:38 WIB, 2023
Presiden Jokowi tiba di Singapura untuk menjadi pembicara di Ecosperity Week
07 June 2023 11:53 WIB, 2023
Mendag: Pemerintah akan lebih memfasilitasi pelaku usaha perluas ekspor
24 February 2023 14:54 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Trump tambah kapal induk ke Timur Tengah jika kesepakatan dengan Iran gagal
11 February 2026 10:51 WIB
Partai LDP pimpinan PM Sanae Takaichi menang pemilu Jepang, kebijakan China tidak berubah
10 February 2026 10:29 WIB