Tim Renault rombak departemen aerodinamika
Sabtu, 2 November 2019 10:27 WIB
Pebalap Renault Nico Hulkenberg di sesi latihan bebas Grand Prix Jepang, Sirkuit Suzuka (11/10/2019) Reuters/Soe Zeya Tun
Jakarta (ANTARA) - Tim Renault F1 akan merombak bagian aerodinamika mereka dan pada Jumat menunjuk Dirk De Beer sebagai kepala bagian aerodinamika baru bagi tim yang bermarkas di Enstone, Inggris itu.
De Beer akan menempati posisi yang ditinggalkan oleh Peter Machin, sedangkan tim akan menunjuk seorang deputi di bagian itu tahun depan.
De Beer meninggalkan Williams pada Mei tahun lalu setelah menjalani awal musim yang berat pada 2018. Sebelum bersama Williams, Beer berpisah dari Ferrari pada 2017 dan pernah bekerja dengan Sauber (Alfa Romeo), Renault dan Lotus.
James Rodgers, yang saat ini menjadi ahli aerodinamika utama yang bertanggung jawab untuk proyek mobil di masa depan, dipromosikan ke posisi baru yaitu kepala ahli aerodinamika yang bertanggung jawab untuk pengembangan performa aerodinamika
"Pada 2019 kami telah menunjukkan sejumlah kekuatan namun mengidentifikasi area yang perlu perbaikan," kata bos tim Renault Cyril Abiteboul seperti dilansir laman resmi tim.
"Menyusul pertumbuhan yang cepat dari departemen aerodinamika kami dan modernisasi peralatan, penguatan lapisan manajemen di departemen kunci ini akan membantu kami memetik hasil dari apa yang kami investasikan.
"Ini relevan khususnya saat kami memasuki tahun penting di rencana midterm kami ketika regulasi aerodinamika 2021 telah dikonfirmasi."
Formula 1 telah menyetujui regulasi baru untuk musim 2021 berikut menunjukkan gambaran bagaimana mobil F1 menerjemahkan aturan aerodinamika di musim itu.
Saat ini, Renault yang diperkuat pebalap Australia Daniel Ricciardo dan pebalap Jerman Nico Hulkenberg berada di peringkat lima konstruktor dengan tiga balapan tersisa. Tahun lalu tim Anglo-Prancis itu finis keempat.
De Beer akan menempati posisi yang ditinggalkan oleh Peter Machin, sedangkan tim akan menunjuk seorang deputi di bagian itu tahun depan.
De Beer meninggalkan Williams pada Mei tahun lalu setelah menjalani awal musim yang berat pada 2018. Sebelum bersama Williams, Beer berpisah dari Ferrari pada 2017 dan pernah bekerja dengan Sauber (Alfa Romeo), Renault dan Lotus.
James Rodgers, yang saat ini menjadi ahli aerodinamika utama yang bertanggung jawab untuk proyek mobil di masa depan, dipromosikan ke posisi baru yaitu kepala ahli aerodinamika yang bertanggung jawab untuk pengembangan performa aerodinamika
"Pada 2019 kami telah menunjukkan sejumlah kekuatan namun mengidentifikasi area yang perlu perbaikan," kata bos tim Renault Cyril Abiteboul seperti dilansir laman resmi tim.
"Menyusul pertumbuhan yang cepat dari departemen aerodinamika kami dan modernisasi peralatan, penguatan lapisan manajemen di departemen kunci ini akan membantu kami memetik hasil dari apa yang kami investasikan.
"Ini relevan khususnya saat kami memasuki tahun penting di rencana midterm kami ketika regulasi aerodinamika 2021 telah dikonfirmasi."
Formula 1 telah menyetujui regulasi baru untuk musim 2021 berikut menunjukkan gambaran bagaimana mobil F1 menerjemahkan aturan aerodinamika di musim itu.
Saat ini, Renault yang diperkuat pebalap Australia Daniel Ricciardo dan pebalap Jerman Nico Hulkenberg berada di peringkat lima konstruktor dengan tiga balapan tersisa. Tahun lalu tim Anglo-Prancis itu finis keempat.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Amirullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Formula 1 - Red Bull : Ricciardo tak berpeluang untuk ikuti GP Singapura
06 September 2023 8:40 WIB, 2023
Formula 1 - Ricciardo gantikan De Vries di AlphaTauri selama sisa musim ini
12 July 2023 12:26 WIB, 2023
Formula 1 - Ricciardo resmi jadi pebalap ketiga Red Bull pada musim 2023
24 November 2022 3:59 WIB, 2022
Formula 1 - Ricciardo disiapkan sebagai pebalap ketiga Red Bull pada 2023
19 November 2022 6:32 WIB, 2022
Formula 1 - Daniel Ricciardo realistis dirinya tak dapat tim membalap di F1 2023
09 October 2022 5:17 WIB, 2022
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Saksikan laga persahatan timnas U-17 Indonesia vs China, harga tiket Rp50 ribu
03 February 2026 13:32 WIB