DPR puji target capaian penciptaan lapangan kerja Kemenaker
Selasa, 17 Desember 2019 5:34 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Senin (4/11/2019). (Kementerian Ketenagakerjaan)
Jakarta (ANTARA) - Komisi IX DPR memberikan pujian kepada Kementerian Ketenagakerjaan atas target dan capaian kinerja penciptaan lapangan kerja selama lima tahun.
"Dengan target 10 juta orang menjadi 11,19 juta orang dalam lima tahun," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri Rahayu yang memimpin rapat kerja dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/12) malam.
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi IX DPR juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk menjamin pelindungan hak-hak normatif pekerja, yaitu upah minimum, pesangon dalam pemutusan hubungan kerja, tenaga kerja asing, serta hak-hak pekerja alih daya dan perjanjian kerja waktu tertentu.
Komisi IX DPR juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk menjamin keberlangsungan usaha dalam melakukan "omnibus law" terkait dengan Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.
Selain memuji capaian Kementerian Ketenagakerjaan dalam penciptaan lapangan kerja, Komisi IX DPR juga memberikan apresiasi terhadap serapan anggaran kementerian tersebut.
"Per 13 Desember 2019, serapan anggaran Kementerian Ketenagakerjaan mencapai 82,25 persen," kata Sri Rahayu.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan penduduk bekerja di Indonesia hingga Agustus 2019 mencapai 126.051.000 jiwa.
"Tingkat pengangguran terbuka yang merupakan indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dari Agustus 2015 hingga Agustus 2019 mengalami penurunan 0,90 persen," katanya.
Terkait serapan anggaran, Ida mengatakan realisasi belanja Kementerian Ketenagakerjaan akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun karena banyak kegiatan pengadaan barang dan jasa yang tinggal menunggu pencairan anggaran.
"Selain itu, ada kegiatan-kegiatan yang sedang dalam proses penyelesaian administrasi," katanya.
"Dengan target 10 juta orang menjadi 11,19 juta orang dalam lima tahun," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Sri Rahayu yang memimpin rapat kerja dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/12) malam.
Dalam rapat kerja tersebut, Komisi IX DPR juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk menjamin pelindungan hak-hak normatif pekerja, yaitu upah minimum, pesangon dalam pemutusan hubungan kerja, tenaga kerja asing, serta hak-hak pekerja alih daya dan perjanjian kerja waktu tertentu.
Komisi IX DPR juga meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk menjamin keberlangsungan usaha dalam melakukan "omnibus law" terkait dengan Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.
Selain memuji capaian Kementerian Ketenagakerjaan dalam penciptaan lapangan kerja, Komisi IX DPR juga memberikan apresiasi terhadap serapan anggaran kementerian tersebut.
"Per 13 Desember 2019, serapan anggaran Kementerian Ketenagakerjaan mencapai 82,25 persen," kata Sri Rahayu.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan penduduk bekerja di Indonesia hingga Agustus 2019 mencapai 126.051.000 jiwa.
"Tingkat pengangguran terbuka yang merupakan indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dari Agustus 2015 hingga Agustus 2019 mengalami penurunan 0,90 persen," katanya.
Terkait serapan anggaran, Ida mengatakan realisasi belanja Kementerian Ketenagakerjaan akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun karena banyak kegiatan pengadaan barang dan jasa yang tinggal menunggu pencairan anggaran.
"Selain itu, ada kegiatan-kegiatan yang sedang dalam proses penyelesaian administrasi," katanya.
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar segera tata ulang Lapangan Karebosi jadi ikon olahraga modern
19 December 2025 23:30 WIB
Pesawat Smart Air tergelincir saat mendarat di lapangan terbang Tiom Lanny Jaya
11 October 2025 15:46 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB