BNPB beri bantuan Rp2 Miliar untuk Sigi tanam bibit pohon
Selasa, 17 Desember 2019 13:35 WIB
Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas Humas BNPB Agus Wibowo (tengah) memberikan penjelasan salam sebuah konferensi pers di Kantot BNPB Jakarta, Kamis (31/10/2019). (Foto ANTARA/Katriana)
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan dana Rp2 miliar kepada Kabupaten Sigi untuk penanaman bibit pohon guna menanggulangi kemungkinan bencana longsor di masa mendatang.
"Jadi kemarin memberi Rp2 miliar untuk pengadaan bibit untuk di Sigi," kata Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas Humas BNPB Agus Wibowo melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa.
Ia mengemukakan bahwa selain memberikan bantuan dana Rp500 juta beserta logistik berupa beberapa kilogram rendang, BNPB juga memberikan bantuan dana Rp2 miliar untuk mendanai penanaman pohon.
Agus tidak menyebutkan jenis bibit tanaman yang akan diadakan tetapi menyebutkan bibit tanaman keras yang akan diadakan untuk rencana penanaman pohon tersebut.
Rencana penanaman pohon itu, ujarnya diupayakan untuk menguatkan tanah guna mencegah kemungkinan bencana longsor di daerah rawan bencana itu.
"Di sana banyak daerah rawan longsor, jadi perlu ditanami pohon lagi supaya lebih tahan, supaya enggak gampang longsor atau banjir," katanya.
Dalam rencana penanaman pohon tersebut, BNPB akan membangun demplot untuk membuat benih yang akan ditanam.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang perkampungan padat penduduk di Kecamatan Kulawi pada Kamis, sekitar pukul 18.30 Wita.
BNPB memberikan bantuan dana tunai sebesar Rp500 juta beserta logistik berupa lauk pauk seperti beberapa kilogram rendang bagi korban yang terkena dampak bencana.
Agus mengemukakan saat ini warga terdampak sudah kembali ke rumah masing-masing dan sudah membersihkan rumah mereka yang terkena dampak banjir bandang.
Sementara itu, pemerintah daerah Sigi akan terus memberikan pelayanan kepada para korban hingga mereka benar-benar pulih dari dampak bencana tersebut.
"Yang ngungsi tetap dilayani terus sama Pemda. Jadi ini tanggung jawab Pemda," tambahnya.
Selain memberikan bantuan untuk bencana longsor di Kabupaten Sigi, BNPB juga menyalurkan bantuan dana Rp750 juta kepada Kabupaten Solok Selatan untuk membantu menangani bencana dan longsor yang melanda empat kecamatan di sana.
"Jadi kemarin memberi Rp2 miliar untuk pengadaan bibit untuk di Sigi," kata Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) dan Humas Humas BNPB Agus Wibowo melalui sambungan telepon di Jakarta, Selasa.
Ia mengemukakan bahwa selain memberikan bantuan dana Rp500 juta beserta logistik berupa beberapa kilogram rendang, BNPB juga memberikan bantuan dana Rp2 miliar untuk mendanai penanaman pohon.
Agus tidak menyebutkan jenis bibit tanaman yang akan diadakan tetapi menyebutkan bibit tanaman keras yang akan diadakan untuk rencana penanaman pohon tersebut.
Rencana penanaman pohon itu, ujarnya diupayakan untuk menguatkan tanah guna mencegah kemungkinan bencana longsor di daerah rawan bencana itu.
"Di sana banyak daerah rawan longsor, jadi perlu ditanami pohon lagi supaya lebih tahan, supaya enggak gampang longsor atau banjir," katanya.
Dalam rencana penanaman pohon tersebut, BNPB akan membangun demplot untuk membuat benih yang akan ditanam.
Sebelumnya, banjir bandang menerjang perkampungan padat penduduk di Kecamatan Kulawi pada Kamis, sekitar pukul 18.30 Wita.
BNPB memberikan bantuan dana tunai sebesar Rp500 juta beserta logistik berupa lauk pauk seperti beberapa kilogram rendang bagi korban yang terkena dampak bencana.
Agus mengemukakan saat ini warga terdampak sudah kembali ke rumah masing-masing dan sudah membersihkan rumah mereka yang terkena dampak banjir bandang.
Sementara itu, pemerintah daerah Sigi akan terus memberikan pelayanan kepada para korban hingga mereka benar-benar pulih dari dampak bencana tersebut.
"Yang ngungsi tetap dilayani terus sama Pemda. Jadi ini tanggung jawab Pemda," tambahnya.
Selain memberikan bantuan untuk bencana longsor di Kabupaten Sigi, BNPB juga menyalurkan bantuan dana Rp750 juta kepada Kabupaten Solok Selatan untuk membantu menangani bencana dan longsor yang melanda empat kecamatan di sana.
Pewarta : Katriana
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG peringatkan hujan lebat di 10 provinsi pada hari ini, termasuk Sulbar
11 February 2026 7:39 WIB
BNPB fokuskan asesmen kerusakan usai puting beliung melanda Pinrang Sulsel
16 December 2025 5:42 WIB
Korban meninggal dunia akibat bencana Aceh bertambah jadi 305 orang, 191 hilang
04 December 2025 5:46 WIB
BMKG prakirakan cuaca di kota-kota besar umumnya diguyur hujan, Makassar berawan
04 November 2025 8:41 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB