PMI Lampung dan tim gabungan cari anak hanyut di sungai
Selasa, 7 Januari 2020 20:19 WIB
Tim sedang mencari seorang anak yang hanyut. (ANTARA/HO)
Bandarlampung (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung bersama tim gabungan yakni Basarnas, Polda, BPBD, Tagana dan lainnya sedang melakukan pencarian seorang anak korban yang hanyut terbawa arus sungai di Wilayah Kota Bandarlampung.
"Kita saat ini sedang mencari anak yang hilang terbawa arus air sungai yang deras. Sampai saat ini masih diteruskan, bukan hanya PMI, juga Tagana, Polda, BPBD, Basarnas dan lainnya ikut turun ke lokasi untuk mencari korban hanyut tersebut," kata Koordinator Pusat Data dan Informasi PMI Provinsi Lampung Hady Prasetyo, saat dihubungi di Bandarlampung, Selasa.
Menurutnya, operasi gabungan yang dilakukan ini untuk mencari anak yang hanyut terbawa derasnya arus sungai.
Pencarian korban bernama Abay Bin Tulus usia 11 tahun dengan jenis kelamin laki-laki merupakan warga RT 034 Kelurahan kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung hingga kini masih berlangsung.
Hady menjelaskan, saat ini masih dilakukan pencarian di aliran kali atau sungai, gorong gorong dan sampai ke muara sungai ke laut di samping Gunung Kunyit Sukaraja, Telukbetung.
"Minimnya penerangan menyulitkan dalam proses pencarian korban," ungkapnya
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang memiliki anak-anak di bawah 17 tahun untuk bisa memperhatikan tempat bermain, khususnya pada saat musim penghujan seperti ini untuk melarang anak-anak main di bantaran sungai, laut dan lainnya yang bisa membuat anak-anak terbawa arus sungai.
"Para orang tua harus bisa memperhatikan anak-anaknya. Saat hujan kalau bisa anak-anak bermain di dalam rumah, dan jangan bermain di luar rumah apalagi di dekat aliran sungai atau laut yang bisa membahayakan nyawa anak-anak tersebut," kata dia.
"Kita saat ini sedang mencari anak yang hilang terbawa arus air sungai yang deras. Sampai saat ini masih diteruskan, bukan hanya PMI, juga Tagana, Polda, BPBD, Basarnas dan lainnya ikut turun ke lokasi untuk mencari korban hanyut tersebut," kata Koordinator Pusat Data dan Informasi PMI Provinsi Lampung Hady Prasetyo, saat dihubungi di Bandarlampung, Selasa.
Menurutnya, operasi gabungan yang dilakukan ini untuk mencari anak yang hanyut terbawa derasnya arus sungai.
Pencarian korban bernama Abay Bin Tulus usia 11 tahun dengan jenis kelamin laki-laki merupakan warga RT 034 Kelurahan kupang Teba, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung hingga kini masih berlangsung.
Hady menjelaskan, saat ini masih dilakukan pencarian di aliran kali atau sungai, gorong gorong dan sampai ke muara sungai ke laut di samping Gunung Kunyit Sukaraja, Telukbetung.
"Minimnya penerangan menyulitkan dalam proses pencarian korban," ungkapnya
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang memiliki anak-anak di bawah 17 tahun untuk bisa memperhatikan tempat bermain, khususnya pada saat musim penghujan seperti ini untuk melarang anak-anak main di bantaran sungai, laut dan lainnya yang bisa membuat anak-anak terbawa arus sungai.
"Para orang tua harus bisa memperhatikan anak-anaknya. Saat hujan kalau bisa anak-anak bermain di dalam rumah, dan jangan bermain di luar rumah apalagi di dekat aliran sungai atau laut yang bisa membahayakan nyawa anak-anak tersebut," kata dia.
Pewarta : Triono Subagyo dan Emir FS
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan evakuasi tiga jenazah mahasiswa Unhas yang hanyut di sungai Pattunuang Maros
24 January 2025 13:15 WIB, 2025
Tim SAR temukan jenazah pekerja ketiga yang hanyut di Pamukkulu Takalar
17 March 2023 14:09 WIB, 2023
Pos TNI AL Pinrang temukan warga hanyut terbawa arus Sungai Labili-bili
07 December 2021 19:13 WIB, 2021
Dua rumah di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan hanyut disapu banjir
06 December 2021 20:24 WIB, 2021
Tiga kecamatan di Kabupaten Soppeng dilanda banjir akibat hujan deras
06 December 2021 17:54 WIB, 2021
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB