TransNusa Aviation batalkan penerbangan pada 1-15 April 2020 akibat COVID-19
Rabu, 25 Maret 2020 10:44 WIB
Pesawat TransNusa saat berada di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (ANTARA/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - PT TransNusa Aviation Mandiri memutuskan untuk membatalkan semua layanan penerbangan dalam kurun waktu 1-15 April 2020 akibat merebaknya serangan virus Corona baru (COVID-19) di berbagai daerah di Tanah Air.
“Kebijakan pembatalan ini sehubungan dengan meningkatnya penyebaran virus COVID-19 di Indonesia,” kata Regional Manager PT TransNusa Aviation Mandiri NTT Bepit Bartels kepada ANTARA di Kupang, Rabu.
Dia mengatakan kebijakan pembatalan ini dilakukan dengan memperhatikan beberapa imbauan dari Pemerintah dan sesuai hasil keputusan manajemen perusahaan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.
"Untuk itu dilakukan pembatalan layanan penerbangan selama periode 1-15 April dan seluruh rute penerbangan akan dibuka kembali pada 16 April," katanya.
Selama ini TransNusa sudah memiliki berbagai layanan penerbangan di NTT baik dari luar daerah, antardaerah, maupun layanan penerbangan internasional yang menghubungkan Kupang-Dili, ibu kota Timor Leste.
Semua layanan itu akan ditutup sementara untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang sudah merebak ke berbagai daerah di Tanah Air maupun di Timor Leste.
“Keputusan ini sebagai upaya manajemen perusahaan untuk bersama-sama membantu pemerintah dan berbagai pihak dalam mengurangi penyebaran COVID-19,” katanya.
“Kebijakan pembatalan ini sehubungan dengan meningkatnya penyebaran virus COVID-19 di Indonesia,” kata Regional Manager PT TransNusa Aviation Mandiri NTT Bepit Bartels kepada ANTARA di Kupang, Rabu.
Dia mengatakan kebijakan pembatalan ini dilakukan dengan memperhatikan beberapa imbauan dari Pemerintah dan sesuai hasil keputusan manajemen perusahaan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.
"Untuk itu dilakukan pembatalan layanan penerbangan selama periode 1-15 April dan seluruh rute penerbangan akan dibuka kembali pada 16 April," katanya.
Selama ini TransNusa sudah memiliki berbagai layanan penerbangan di NTT baik dari luar daerah, antardaerah, maupun layanan penerbangan internasional yang menghubungkan Kupang-Dili, ibu kota Timor Leste.
Semua layanan itu akan ditutup sementara untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang sudah merebak ke berbagai daerah di Tanah Air maupun di Timor Leste.
“Keputusan ini sebagai upaya manajemen perusahaan untuk bersama-sama membantu pemerintah dan berbagai pihak dalam mengurangi penyebaran COVID-19,” katanya.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR gabungan masih mencari kotak hitam pesawat Smart Aviation di Binuang Kaltara
11 March 2024 13:43 WIB, 2024
Pilot pesawat Smart Aviation yang jatuh di Binuang Kaltara ditemukan selamat
10 March 2024 19:41 WIB, 2024
Korban pesawat Smart Aviation yang jatuh di Binuang Kaltara belum bisa di evakuasi
10 March 2024 19:38 WIB, 2024
Tim SAR temukan puing-puing pesawat Smart Aviation di Binuang Kalimantan Utara
09 March 2024 21:19 WIB, 2024
Menhub optimistis industri penerbangan global dan nasional segera bangkit
17 May 2022 14:23 WIB, 2022
Pesawat milik MAF tujuan Mamit Tolikara diduga jatuh di sekitar Danau Sentani
12 May 2020 6:03 WIB, 2020
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Kemenhub gandeng tujuh Pemda perkuat SDM transportasi perkotaan, termasuk Makassar
21 April 2026 10:25 WIB