Musik Tradisional Bisa Mendunia
Minggu, 1 Agustus 2010 20:54 WIB
Makassar (ANTARA News) - I Wayan Balawan pentolan grup musik Balawan Trio usai penampilaannya di Jazz Fort Rotterdam (JFR) Makassar menyatakan bahwa genre musik tradisional bisa lebih mendunia dari musik modern.
"Genre atau jenis musik tradisional itu bisa lebih mendunia dari musik modern, bahkan musik tradisional yang menggambarkan tentang karakteristik bangsa ini akan mendatangkan keuntungan jika dikembangkan dengan baik," katanya di Makassar, Sabtu malam.
I Wayan yang dijuluki sebagai "si jari dewa" karena kemampuannya memainkan "double neck guitar" itu menantang para generasi muda bangsa untuk bisa lebih mengembangkan bakatnya di bidang musik.
Kemampuan memainkan alat musik dan melakukan improvisasi, kata musisi asal Bali tersebut, bisa menghasilkan sajian musik yang tidak membosankan dan melekat di hati para penikmat musik.
Apalagi jika genre musik tradisional itu dikolaborasi dengan kemampuan yang dimiliki oleh personel band maka akan tercipta suatu paduan musik tradisional modern.
Ia mengatakan jika musisi jangan hanya terpaku dan mengikuti arus perkembangan musik tanah air seperti mengembangkan musik dengan genre poprock, melayu dan pop.
Karena negeri ini mempunyai banyak tradisi dan budaya yang bisa dikembangkan dan bisa menjadi jualan di dunia Internasional.
"Untuk para musisi Makassar kembangkanlah teknik dan improvisasinya dan jangan terpaku hanya pada lagu-lagu seperti poprock dan melayu. Lagu dengan tradisi budaya yang dikemas dengan improvisasi lebih berpotensi mendatangkan keuntungan untuk negeri ini daripada hanya numpang lewat dengan genre musik poprock,"
Hal serupa juga diungkapkan dengan Dwiki Dharmawan yang mengaku jika musik kolaborasi budaya yang ditampilkan Krakatau Band sudah sering menjadi undangan di 30 negara baik Asia, Eropa maupun Amerika.
"Konsep musik tradisional yang dimainkan Krakatau Band sudah mendunia, bahkan penampilan kami pada 2009 lalu di Tongtong Fair, Den Haag, Belanda mendapat apresiasi yang tinggi dari penonton mancanegara," katanya. (T.KR-MH/Z002)
"Genre atau jenis musik tradisional itu bisa lebih mendunia dari musik modern, bahkan musik tradisional yang menggambarkan tentang karakteristik bangsa ini akan mendatangkan keuntungan jika dikembangkan dengan baik," katanya di Makassar, Sabtu malam.
I Wayan yang dijuluki sebagai "si jari dewa" karena kemampuannya memainkan "double neck guitar" itu menantang para generasi muda bangsa untuk bisa lebih mengembangkan bakatnya di bidang musik.
Kemampuan memainkan alat musik dan melakukan improvisasi, kata musisi asal Bali tersebut, bisa menghasilkan sajian musik yang tidak membosankan dan melekat di hati para penikmat musik.
Apalagi jika genre musik tradisional itu dikolaborasi dengan kemampuan yang dimiliki oleh personel band maka akan tercipta suatu paduan musik tradisional modern.
Ia mengatakan jika musisi jangan hanya terpaku dan mengikuti arus perkembangan musik tanah air seperti mengembangkan musik dengan genre poprock, melayu dan pop.
Karena negeri ini mempunyai banyak tradisi dan budaya yang bisa dikembangkan dan bisa menjadi jualan di dunia Internasional.
"Untuk para musisi Makassar kembangkanlah teknik dan improvisasinya dan jangan terpaku hanya pada lagu-lagu seperti poprock dan melayu. Lagu dengan tradisi budaya yang dikemas dengan improvisasi lebih berpotensi mendatangkan keuntungan untuk negeri ini daripada hanya numpang lewat dengan genre musik poprock,"
Hal serupa juga diungkapkan dengan Dwiki Dharmawan yang mengaku jika musik kolaborasi budaya yang ditampilkan Krakatau Band sudah sering menjadi undangan di 30 negara baik Asia, Eropa maupun Amerika.
"Konsep musik tradisional yang dimainkan Krakatau Band sudah mendunia, bahkan penampilan kami pada 2009 lalu di Tongtong Fair, Den Haag, Belanda mendapat apresiasi yang tinggi dari penonton mancanegara," katanya. (T.KR-MH/Z002)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wagub dan PAPPRI Sulsel komitmen lestarikan dan angkat musik tradisional
11 March 2025 19:16 WIB, 2025
Pameran nasional alat musik tradisional nusantara 2021 resmi dibuka di Kendari
23 November 2021 5:07 WIB, 2021
Tim tari dan musik tradisional Indonesia memukau penonton di Prancis
05 November 2019 8:54 WIB, 2019
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019
Budaya "Appalili" Kabupaten Gowa terus dipertahankan tingkatkan hasil pertanian
05 December 2019 11:44 WIB, 2019