Makassar (ANTARA News) - Penggagas Pertemuan Saudagar Bugis Makassar Jusuf Kalla mengharapkan pada penyelenggaraan PSBM XII dapat memunculkan pengusaha-pengusaha baru asal Bugis-Makassar.
"Ini adalah ajang untuk bertukar pandangan, pengalaman, melihat peluang, membangun kebersamaan dan mengajak pemuda melihat pengusaha sebagai cita-cita dan tujuan hidup," ujarnya pada pembukaan PSBM XII di Wisma Kalla, Makassar, Kamis.
JK optimistis pengusaha-pengusaha muda dan jiwa enterpreuneur baru akan muncul karena kesempatan terbuka sangat luas, pemerintah selalu memberikan dorongan serta budaya yang kuat.
"Kebanggaannya bukan memberikan karpet merah pada investor asing tapi kepada pengusaha dan petani lokal dan hal tersebut hanya bisa terjadi kalau pemuda-pemuda memiliki pikiran inovasi untuk pertahanan ekonomi bangsa," tegasnya.
Namun, bukan berarti pintu kerja sama dengan investor tertutup karena dukungan investor tetap dibutuhkan diantaranya dukungan percepatan teknologi, "Tapi kekuatan kita yang harus jadi pedoman dalam ekonomi kemasyarakatan," jelasnya.
Sejak awal pertemuan ini diselenggarakan, lanjutnya, tidak pernah mengharapkan para saudagar Bugis-Makassar yang sukses di perantauan untuk pindah ke Sulsel. Namun diharapkan untuk membangun daerahnya sesuai dengan kemampuan.
"Melalui pertemuan ini kita ingin menimbulkan semangat dunia usaha dalam diri masyarakat itu sendiri karena dunia usaha tidak ada sekolahnya," ujarnya.
Ia menambahkan, China dan India dapat melesat pertumbuhan ekonominya karena masyarakatnya memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat dan didorong maksimal oleh pemerintah.
(T.KR-RY/F003)Â
JK Harapkan Muncul Pengusaha Muda PSBM XII
Kamis, 16 September 2010 13:06 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jusuf Kalla laporkan Rismon ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik
06 April 2026 12:47 WIB
JK harapkan alumni perguruan tinggi buka usaha solusi atasi pengangguran
03 June 2025 14:07 WIB, 2025
Jusuf Kalla bertolak ke London hadiri "retret" pemikiran untuk minoritas Muslim
12 January 2025 17:12 WIB, 2025