Makassar (ANTARA News) - Mantan Wakil Presiden, HM Jusuf Kalla, menilai perlu banyak pertimbangan untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional bagi mantan Presiden Republik Indonesia kedua, Suharto.
"Semua pemimpin di negeri ini mempunyai kelebihan dan juga punya kekurangan dalam menjalankan pemerintahan. Hal inilah yang harus menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk menjadikannya sebagai pahlawan nasional," tuturnya, di Makassar, Sabtu.
Ia mengatakan, mantan pemimpin negeri ini, seperti Sukarno pun ditetapkan sebagai pahlawan nasional karena berbagai pertimbangan, baik dari segi keberhasilan maupun kekurangannya.
Gelar pahlawan nasional ini, kata dia, diberikan dengan tujuan agar masyarakat dan generasi mendatang bisa mengenang jasa dan kontribusinya bagi Indonesia.
"Jika alasan untuk memberikan gelar adalah agar bisa dikenang, mantan Presiden Suharto pun sudah memiliki gelar Bapak Pembangunan yang telah diingat oleh masyarakat," imbuhnya.
Ia menilai, gelar sebagai Bapak Pembangunan tentunya tidak akan mengurangi harkat dan martabatnya sebagai orang yang memiliki jasa bagi pembangunan di Indonesia.
"Jadi, rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Pak Harto tersebut merupakan hal yang wajar mengingat kontribusi yang diberikan Soeharto pada masa pemerintahannya," tandasnya.
Namun, lanjutnya, pemerintah juga harus mempertimbangkan segala sesuatunya secara logis, khususnya situasi pro dan kontra yang muncul dari kalangan masyarakat terkait rencana ini.Â
(T.pso-103/F003)Â
Pemberian Gelar Pahlawan Bagi Suharto Perlu Pertimbangan
Sabtu, 23 Oktober 2010 21:18 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalla Translog dan PSM Makassar perkuat kemitraan untuk optimalisasi pemasaran
04 December 2025 12:24 WIB
KALLA siap hadirkan MaRI Ekstention pusat perbelanjaan berkonsep ramah lingkungan
21 November 2025 13:45 WIB
Terkait sengketa tanah Kalla vs GMTD, Menteri ATR : Segera mutakhirkan setifikat lama
13 November 2025 18:19 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB
Wali Kota Makassar minta sekolah perkuat edukasi gizi melalui UKS dan MBG
13 February 2026 17:50 WIB
Kakanwil Kemenkum Sulbar hadiri penutupan lokakarya, semangat implementasi KUHP dan KUHAP baru
13 February 2026 14:17 WIB