Benteng Somba Opu Dipadati Pengunjung
Sabtu, 30 Oktober 2010 21:22 WIB
Makassar (ANTARA News) - Pusat peninggalan sejarah, Benteng Somba Opu, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mulai dipadati warga setempat yang hendak berakhir pekan.
"Setelah kawasan ini memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sejak April 2009 lalu, ada sedikit peningkatan pengunjung, khususnya kegiatan anak sekolah dan mahasiswa," kata pegawai UPTD Benteng Somba Opu, M Yusuf, saat ditemui di lokasi, Sabtu.
 Tidak terkecuali hari Sabtu ini, area benteng seluas 12 hektare tersebut dipadati siswa SMA, SMP se-Sulsel yang sedang melakukan pramuka, serta ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia Timur, Universitas Muslim Indonesia, yang melakukan bina akrab dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Dengan adanya UPTD tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel mulai menargetkan pendapatan dari retribusi benteng yang dibangun awal abad-16 oleh Raja Gowa IX, Tumapakarisi Kallonna.
Dalam kompleks benteng yang tepat berada di sebelah utara muara Sungai Jene'berang ini terdapat museum Karaeng Pattingaloang, satu baruga, satu rumah adat Kajang, satu rumah adat Bugis, satu rumah adat Toraja, serta rumah adat seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
Khusus dalam museum terdapat peninggalan kerajaan Gowa seperti delapan tombak, 16 peluru meriam dari berbagai ukuran, batu untuk menentukan hari baik, batu yang dijadikan bahan utama pembuatan benteng, serta sebuah meriam besar tepat di depan museum.
Di dalam museum yang berlantai dua ini juga terdapat peta besar yang menggambarkan denah istana saat kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya.
Pemprov Sulsel baru-baru ini telah menandatangani kerjasama dengan swasta untuk mengembangkan kawasan itu menjadi tujuan wisata sekaligus memelihara situs yang ada, dengan nilai investasi Rp20 miliar.
Di sebelah barat luar benteng, investor asal Bali ini akan membangun taman gajah, taman burung, pusat 'out bound', kolam renang yang dilengkapi 'water boom' yang direncanakan rampung pada 2011. (T.pso-099/H-KWR)
"Setelah kawasan ini memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sejak April 2009 lalu, ada sedikit peningkatan pengunjung, khususnya kegiatan anak sekolah dan mahasiswa," kata pegawai UPTD Benteng Somba Opu, M Yusuf, saat ditemui di lokasi, Sabtu.
 Tidak terkecuali hari Sabtu ini, area benteng seluas 12 hektare tersebut dipadati siswa SMA, SMP se-Sulsel yang sedang melakukan pramuka, serta ratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia Timur, Universitas Muslim Indonesia, yang melakukan bina akrab dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Dengan adanya UPTD tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel mulai menargetkan pendapatan dari retribusi benteng yang dibangun awal abad-16 oleh Raja Gowa IX, Tumapakarisi Kallonna.
Dalam kompleks benteng yang tepat berada di sebelah utara muara Sungai Jene'berang ini terdapat museum Karaeng Pattingaloang, satu baruga, satu rumah adat Kajang, satu rumah adat Bugis, satu rumah adat Toraja, serta rumah adat seluruh kabupaten/kota di Sulsel.
Khusus dalam museum terdapat peninggalan kerajaan Gowa seperti delapan tombak, 16 peluru meriam dari berbagai ukuran, batu untuk menentukan hari baik, batu yang dijadikan bahan utama pembuatan benteng, serta sebuah meriam besar tepat di depan museum.
Di dalam museum yang berlantai dua ini juga terdapat peta besar yang menggambarkan denah istana saat kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya.
Pemprov Sulsel baru-baru ini telah menandatangani kerjasama dengan swasta untuk mengembangkan kawasan itu menjadi tujuan wisata sekaligus memelihara situs yang ada, dengan nilai investasi Rp20 miliar.
Di sebelah barat luar benteng, investor asal Bali ini akan membangun taman gajah, taman burung, pusat 'out bound', kolam renang yang dilengkapi 'water boom' yang direncanakan rampung pada 2011. (T.pso-099/H-KWR)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ditresnarkoba Polda Sulsel ungkap sindikat pengedar sabu di Somba Opu Gowa
16 November 2025 5:23 WIB
Polisi selidiki dugaan kelalaian K3 mengakibatkan buruh bangunan tewas di Gowa
28 October 2025 19:19 WIB
Pemakaman Raja Gowa ke-38 dijadwalkan Jumat di TPK Katangka Somba Opu
28 November 2024 16:02 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019