Sutrisno-Bertus Menguat di Kongres GMKI
Sabtu, 27 November 2010 21:15 WIB
Makassar (ANTARA News) - Dua pengurus pusat yakni Sutrisno Pangaribuan dan Bertus Dipe menguat di kongres untuk memimpin Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia periode 2010-2012.
Koordinator Wilayah 13 GMKI yang meliputi Sumbar, Riau dan Kepri, Raya Nainggolan yang ditemui di area Kongres ke-32 di Makassar, Sabtu, menyatakan besar kemungkinan keduanya akan terpilih secara akalamasi.
"Kalau di pimpinan pusat menginginkan Sutrisno Ketua Umum dan Bertus Dipe Sekretaris Umum. Bisa saja terjadi aklamasi, apalagi kapasitas keduanya tidak diragukan lagi," ujarnya.
Sutrisno disebut memiliki figur kepemimpinan kuat dan konsep gerakan yang matang, sementara Bertus memiliki kepemimpinan kuat dan visi yang matang serta kader tuan rumah.
"Hanya saja Bertus berasal dari barisan sekretaris, sedang Sutrisno selama ini di barisan jajaran ketua. Kita sudah pernah mempertemukan untuk rencana mempaketkan mereka," ucapnya.
Meski begitu, ia tidak menafikan ada figur lain yang bakal merapamaikan pemilihan seperti, Edisi Mamora dan Joni Rahmat.
Sementara Sekretaris panitia, Wendy Tikupadang, mengatakan akan terjadi pertarungan antara Sutrisno dan Bertus untuk memperebutkan Ketua Umum pada sesi pemilihan struktur pimpinan yang dilaksanakan 29 November.
Mantan Ketua GMKI cabang Makassar ini menilai Bertus, memiliki relasi yang berguna untuk mewujudkan tri medan GMKI yakni, gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat, sedangkan Sutrisno disamping memiliki jaringan luas juga lebih tegas.
Ia menambahkan Kongres GMKI 2010 dikuti sekitar 600 kader dari 75 cabang di kabupaten/kota ditambah 15 wilayah koordinasi di seluruh Indonesia, dengan pemegang hak suara maksimal 10 orang untuk cabang besar. (T.pso-099/S016)
Koordinator Wilayah 13 GMKI yang meliputi Sumbar, Riau dan Kepri, Raya Nainggolan yang ditemui di area Kongres ke-32 di Makassar, Sabtu, menyatakan besar kemungkinan keduanya akan terpilih secara akalamasi.
"Kalau di pimpinan pusat menginginkan Sutrisno Ketua Umum dan Bertus Dipe Sekretaris Umum. Bisa saja terjadi aklamasi, apalagi kapasitas keduanya tidak diragukan lagi," ujarnya.
Sutrisno disebut memiliki figur kepemimpinan kuat dan konsep gerakan yang matang, sementara Bertus memiliki kepemimpinan kuat dan visi yang matang serta kader tuan rumah.
"Hanya saja Bertus berasal dari barisan sekretaris, sedang Sutrisno selama ini di barisan jajaran ketua. Kita sudah pernah mempertemukan untuk rencana mempaketkan mereka," ucapnya.
Meski begitu, ia tidak menafikan ada figur lain yang bakal merapamaikan pemilihan seperti, Edisi Mamora dan Joni Rahmat.
Sementara Sekretaris panitia, Wendy Tikupadang, mengatakan akan terjadi pertarungan antara Sutrisno dan Bertus untuk memperebutkan Ketua Umum pada sesi pemilihan struktur pimpinan yang dilaksanakan 29 November.
Mantan Ketua GMKI cabang Makassar ini menilai Bertus, memiliki relasi yang berguna untuk mewujudkan tri medan GMKI yakni, gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat, sedangkan Sutrisno disamping memiliki jaringan luas juga lebih tegas.
Ia menambahkan Kongres GMKI 2010 dikuti sekitar 600 kader dari 75 cabang di kabupaten/kota ditambah 15 wilayah koordinasi di seluruh Indonesia, dengan pemegang hak suara maksimal 10 orang untuk cabang besar. (T.pso-099/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KSAD: Presiden Prabowo ingatkan pimpinan beri "reward" kepada prajurit berprestasi
10 February 2026 5:03 WIB
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
KSAD: Presiden Prabowo ingatkan pimpinan beri "reward" kepada prajurit berprestasi
10 February 2026 5:03 WIB
Angela Tanoesoedibjo dijadwalkan lantik mantan Sekda jadi Ketua Perindo Sulsel
04 February 2026 19:12 WIB