Ketinggian Perairan Sulbar Capai 1,7 Meter
Senin, 3 Januari 2011 13:25 WIB
Mamuju (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan, ketinggian gelombang laut di Perairan Sulawesi Barat selama beberapa hari ke depan mencapai sekitar 1,7 meter, sehingga tidak aman bagi pelayaran.
Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene Edy Sofyan di Mamuju, Senin, mengatakan, gelombang laut di Perairan Sulawesi Barat (Sulbar) cukup tinggi sekitar 1,7 meter.
Ia mengatakan, ketinggian gelombang laut di Perairan Sulbar tersebut tidak aman bagi pelayaran, khususnya bagi para penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut seperti kapal feri dari Kota Mamuju, Sulbar menuju Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sehingga diminta hati-hati.
Begitu juga dengan kapal penumpang dari daerah lain seperti dari Kota Makassar dan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang melintas ke daerah ini menuju ke Pulau Kalimantan juga harus hati-hati.
"Kecepatan angin yang berhembus di perairan Sulbar sekitar 40 kilometer per jam dari arah barat daya menuju arah tenggara,"katanya.
Sementara hujan tetap terjadi dengan intensitas sedang, sehingga hal itu harus diwaspadai kapal penumpang dan nelayan khususnya yang menggunakan perahu kecil.
"Perairan Sulbar dinyatakan tidak aman bagi kapal nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk menangkap ikan di Perairan Sulawesi sehingga nelayan yang nekad melaut juga diminta dapat berhati-hati," katanya. (T.KR-MFH/F002)
Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene Edy Sofyan di Mamuju, Senin, mengatakan, gelombang laut di Perairan Sulawesi Barat (Sulbar) cukup tinggi sekitar 1,7 meter.
Ia mengatakan, ketinggian gelombang laut di Perairan Sulbar tersebut tidak aman bagi pelayaran, khususnya bagi para penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut seperti kapal feri dari Kota Mamuju, Sulbar menuju Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sehingga diminta hati-hati.
Begitu juga dengan kapal penumpang dari daerah lain seperti dari Kota Makassar dan Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang melintas ke daerah ini menuju ke Pulau Kalimantan juga harus hati-hati.
"Kecepatan angin yang berhembus di perairan Sulbar sekitar 40 kilometer per jam dari arah barat daya menuju arah tenggara,"katanya.
Sementara hujan tetap terjadi dengan intensitas sedang, sehingga hal itu harus diwaspadai kapal penumpang dan nelayan khususnya yang menggunakan perahu kecil.
"Perairan Sulbar dinyatakan tidak aman bagi kapal nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk menangkap ikan di Perairan Sulawesi sehingga nelayan yang nekad melaut juga diminta dapat berhati-hati," katanya. (T.KR-MFH/F002)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG Majene imbau warga Sulbar waspadai kemungkinan terjadinya hujan lebat
04 July 2023 19:26 WIB, 2023
BMKG minta masyarakat waspada banjir rob yang melanda Mamuju dan Majene
06 December 2021 23:07 WIB, 2021
BMKG ingatkan warga Sulbar waspadai potensi bencana hidrometeorologi
31 October 2021 16:31 WIB, 2021
BMKG: Evakuasi ke tempat aman, bukan eksodus keluar daerah pascagempa Majene Sulbar
18 January 2021 9:46 WIB, 2021
PMI kerahkan relawan dari Palu dan Makassar bantu korban gempa Sulawesi Barat
15 January 2021 15:10 WIB, 2021
BMKG imbau waspada potensi tsunami akibat gempa susulan di Majene Sulbar
15 January 2021 12:25 WIB, 2021