Formula 1 - Lewis Hamilton curiga terkena efek berkepanjangan COVID-19
Senin, 2 Agustus 2021 7:38 WIB
Pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton finis ketiga di Grand Prix Hungaria, Sirkuit Hungaroring, Budapest. (1/8/2021) (ANTARA/REUTERS/Florion Goga)
Jakarta (ANTARA) - Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton curiga dirinya terkena efek jangka panjang dari COVID-19 setelah mengalami pusing dan kelelahan pascalomba Grand Prix Hungaria pada Minggu.
"Semuanya menjadi sedikit buram di podium," kata pebalap berusia 36 tahun asal Inggris itu setelah dicek oleh dokter tim Mercedes.
Hamilton hari itu mengamankan podium setelah finis ketiga di belakang pebalap tim Alpine Esteban Ocon dan juara dunia empat kali Sebastian Vettel dari tim Aston Martin.
Tahun lalu, Hamilton terjangkit Covid-19 dan harus melewatkan balapan penultima musim, Grand Prix Sakhir di Bahrain pada Desember.
Ia kembali membalap di balapan penutup musim di Abu Dhabi pada 13 Desember, dengan finis ketiga setelah dites negatif namun mengaku mengalami efek pasca-Covid.
Di Hungaroring, ia mengaku efek itu masih terasa.
"Saya belum bicara dengan siapapun khususnya tentang ini tapi saya rasa ini masih membekas," kata Hamilton yang kini mengubah defisit delapan poin dari Max Verstappen menjadi keunggulan enam poin atas pebalap tim Red Bull itu dalam pertarungan gelar.
"Saya ingat ketika saya mendapatinya, latihan telah berbeda sejak itu, tingkat kelelahan yang Anda alami, ini berbeda.
"Siapa yang tahu apa yang terjadi hari ini, mungkin kekurangan cairan, saya tidak tahu. Tapi pastinya saya belum pernah mengalaminya.
"Saya mengalami hal serupa di Silverstone tapi ini jauh lebih buruk," kata pebalap yang meraih kemenangan keempatnya musim ini di kampung halamannya itu pada dua pekan lalu.
Sirkuit Hungaroring, sepanjang 4,3km dengan tikungan berliku yang konstan, sangat menuntut kekuatan fisik. Balapan di sana juga sering kali bercuaca panas.
Rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas membandingkan kokpit Mercedes saat sesi latihan bebas seperti sauna ala Finlandia.
Hamilton, menyusul blunder setelah restart yang diakibatkan tabrakan beruntun di lap pembuka, mengatakan telah mengerahkan segalanya untuk mengejar Ocon, yang mengklaim kemenangan perdananya di F1 hari itu,
"Balapan ini secara umum sangat sulit," kata Ocon.
"Trek ini dengan panas, kelembaban, tikungannya, Anda tidak bisa bernafas di sini. Saya merasa datar, saya merasa sepenuhnya 'mati' juga. Saya bisa bilang ke Anda saya akan tidur dengan tenang malam ini."
"Semuanya menjadi sedikit buram di podium," kata pebalap berusia 36 tahun asal Inggris itu setelah dicek oleh dokter tim Mercedes.
Hamilton hari itu mengamankan podium setelah finis ketiga di belakang pebalap tim Alpine Esteban Ocon dan juara dunia empat kali Sebastian Vettel dari tim Aston Martin.
Tahun lalu, Hamilton terjangkit Covid-19 dan harus melewatkan balapan penultima musim, Grand Prix Sakhir di Bahrain pada Desember.
Ia kembali membalap di balapan penutup musim di Abu Dhabi pada 13 Desember, dengan finis ketiga setelah dites negatif namun mengaku mengalami efek pasca-Covid.
Di Hungaroring, ia mengaku efek itu masih terasa.
"Saya belum bicara dengan siapapun khususnya tentang ini tapi saya rasa ini masih membekas," kata Hamilton yang kini mengubah defisit delapan poin dari Max Verstappen menjadi keunggulan enam poin atas pebalap tim Red Bull itu dalam pertarungan gelar.
"Saya ingat ketika saya mendapatinya, latihan telah berbeda sejak itu, tingkat kelelahan yang Anda alami, ini berbeda.
"Siapa yang tahu apa yang terjadi hari ini, mungkin kekurangan cairan, saya tidak tahu. Tapi pastinya saya belum pernah mengalaminya.
"Saya mengalami hal serupa di Silverstone tapi ini jauh lebih buruk," kata pebalap yang meraih kemenangan keempatnya musim ini di kampung halamannya itu pada dua pekan lalu.
Sirkuit Hungaroring, sepanjang 4,3km dengan tikungan berliku yang konstan, sangat menuntut kekuatan fisik. Balapan di sana juga sering kali bercuaca panas.
Rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas membandingkan kokpit Mercedes saat sesi latihan bebas seperti sauna ala Finlandia.
Hamilton, menyusul blunder setelah restart yang diakibatkan tabrakan beruntun di lap pembuka, mengatakan telah mengerahkan segalanya untuk mengejar Ocon, yang mengklaim kemenangan perdananya di F1 hari itu,
"Balapan ini secara umum sangat sulit," kata Ocon.
"Trek ini dengan panas, kelembaban, tikungannya, Anda tidak bisa bernafas di sini. Saya merasa datar, saya merasa sepenuhnya 'mati' juga. Saya bisa bilang ke Anda saya akan tidur dengan tenang malam ini."
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Formula 1 - Lewis Hamilton puncaki dua sesi latihan bebas GP Las Vegas
22 November 2024 14:48 WIB, 2024
Formula 1 - Russell juara GP Belgia usai rebut posisi terdepan dari Hamilton
29 July 2024 6:57 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton juarai F1 GP Inggris, diikuti Verstappen dan Norris
08 July 2024 7:14 WIB, 2024
Formula 1 - Hamilton dan Lecrerc tercepat pada practice 1 dan 2 di GP Monaco
25 May 2024 5:37 WIB, 2024
Formula 1 - Hamilton : Strategi Mercedes di GP Emilia-Romagna Italia kurang tepat
20 May 2024 13:33 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton tinggalkan Mercedez ke Scuderia Ferrari di musim 2025
02 February 2024 6:46 WIB, 2024
Formula 1 - Lewis Hamilton ingin terus membalap hingga usia kepala empat
07 January 2024 17:00 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako
10 January 2026 6:45 WIB