Gunung Merapi meluncurkan enam guguran lava selama sepekan
Minggu, 5 Februari 2023 18:13 WIB
Arsip Foto - Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa
Yogyakarta (ANTARA) - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu mengeluarkan guguran lava enam kali selama pengamatan 27 Januari- 2 Februari 2023.
"Minggu ini guguran lava teramati sebanyak enam kali ke arah barat daya atau ke Kali Bebeng dan Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Minggu.
Selama sepekan, ujar Agus, suara guguran juga terdengar dari Pos Babadan lima kali dengan intensitas kecil hingga sedang.
Ia mengatakan berdasarkan analisis morfologi dari stasiun kamera Deles5, Tunggularum, Babadan 2, dan Ngepos, kubah barat daya dan kubah tengah tidak teramati perubahan yang signifikan.
Berdasarkan foto udara pada 13 Januari 2023 volume kubah barat daya Merapi terukur tetap sebesar 1.598.700 meter kubik dan untuk kubah tengah sebesar 2.267.400 meter kubik.
Intensitas kegempaan Merapi selama sepekan terakhir, menurut dia, terhitung masih tinggi.
Selama kurun itu, Gunung Merapi tercatat mengalami 707 kali gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa vulkanik dangkal, 61 kali gempa fase banyak, 194 kali gempa guguran, empat kali gempa hembusan, dan sembilan kali gempa tektonik.
Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada pekan ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Level III atau Siaga.
Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima km) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh km).
Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga km) dan Sungai Gendol (sejauh lima km).
Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, Agus mengatakan, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Merapi luncurkan enam guguran lava selama sepekan
"Minggu ini guguran lava teramati sebanyak enam kali ke arah barat daya atau ke Kali Bebeng dan Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter," kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Minggu.
Selama sepekan, ujar Agus, suara guguran juga terdengar dari Pos Babadan lima kali dengan intensitas kecil hingga sedang.
Ia mengatakan berdasarkan analisis morfologi dari stasiun kamera Deles5, Tunggularum, Babadan 2, dan Ngepos, kubah barat daya dan kubah tengah tidak teramati perubahan yang signifikan.
Berdasarkan foto udara pada 13 Januari 2023 volume kubah barat daya Merapi terukur tetap sebesar 1.598.700 meter kubik dan untuk kubah tengah sebesar 2.267.400 meter kubik.
Intensitas kegempaan Merapi selama sepekan terakhir, menurut dia, terhitung masih tinggi.
Selama kurun itu, Gunung Merapi tercatat mengalami 707 kali gempa vulkanik dalam, 16 kali gempa vulkanik dangkal, 61 kali gempa fase banyak, 194 kali gempa guguran, empat kali gempa hembusan, dan sembilan kali gempa tektonik.
Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada pekan ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Level III atau Siaga.
Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima km) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh km).
Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga km) dan Sungai Gendol (sejauh lima km).
Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, Agus mengatakan, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Merapi luncurkan enam guguran lava selama sepekan
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur NTT muntahkan awan panas guguran
07 November 2024 11:55 WIB, 2024
Gunung Merapi muntahkan 15 kali guguran lava sejauh 1,8 kilometer pada Kamis
02 May 2024 11:55 WIB, 2024
Jarak luncur guguran lava Gunung Karangetang di Sulut capai 1.750 meter
15 August 2023 6:09 WIB, 2023
Pos PGA : Guguran lava Gunung Karangetang terpantau meluncur ke lima sungai
30 July 2023 5:58 WIB, 2023
Pos PGA: Aktivitas gempa guguran Gunung Karangetang di Sulut masih tinggi
14 July 2023 15:05 WIB, 2023
Pos PGA berharap warga waspadai potensi awan panas guguran Gunung Karangetang
12 July 2023 12:00 WIB, 2023
Pos PGA : Terjadi dua kali awan panas guguran Gunung Karangetang di Sulawesi Utara
10 July 2023 13:56 WIB, 2023
Gunung Karangetang di Sulawesi Utara luncurkan awan panas guguran, warga diungsikan
10 July 2023 11:31 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB