Jakarta (ANTARA) - Petenis remaja asal Denmark Holger Rune mengalahkan Jannik Sinner dalam laga semifinal Monte Carlo Masters, Sabtu waktu setempat atau Minggu WIB, untuk menantang Andrey Rublev yang lebih dulu mengamankan tempat di babak final ajang ATP 1000 tersebut.

Petenis berusia 19 tahun Rune mengklaim kemenangan 1-6, 7-5, 7-5 di lapangan yang sempat dilanda hujan.

Sementara, unggulan kelima asal Rusia Rublev mengalahkan Taylor Fritz 5-7, 6-1, 6-3 pada laga semifinal pertama.

Rune melanjutkan performa moncernya dengan naik ke 10 besar dunia musim ini setelah membuat terobosan pada 2022 dengan gelar Paris Masters, mengalahkan Novak Djokovic di final.

"Sangat tidak bisa dipercaya. Jannik mulai memukul, mencetak banyak winner dan dia dalam kondisi bagus beberapa bulan terakhir," kata Rune, seperti disiarkan AFP, Minggu.

"Saya harus menggali lebih dalam dan menemukan solusi yang saya lakukan dengan baik. Menyenangkan bermain seperti ini."

Sinner mendominasi set pembuka tetapi tertinggal 3-0 pada set kedua ketika para petenis dipaksa keluar lapangan karena cuaca buruk.

Rune kehilangan keunggulan itu setelah pertandingan dimulai kembali, tetapi dia terus menekan servis Sinner dan menyamakan kedudukan pada gim ke-12 pada set point keempatnya.

Dia kemudian melakukan langkah menentukan dan mengamankan tempat di final Masters keduanya saat pukulan forehand Sinner bersarang di net.

Sebelumnya, Rublev juga bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan petenis Amerika Fritz dengan servis keras dan mencapai final keduanya di Monte Carlo.

Petenis berusia 25 tahun itu berusaha untuk tampil lebih baik daripada 2021 ketika dia kalah di final dari Stefanos Tsitsipas.

"Sangat sulit, terutama melawan Taylor," kata Rublev setelah kemenangan pertamanya dalam empat pertemuan terakhirnya dengan Fritz.

"Secara mental sulit untuk bermain melawan dia karena saya berpikir apakah saya akan memiliki peluang. Saya memulai dengan sangat baik dan kemudian saya melakukan break dan kemudian dia mematahkan saya kembali, tetapi saya tahu saya akan memiliki peluang."

"Pada akhirnya kami menjalani pertandingan yang hebat dan saya senang dengan kemenangan itu."

Kedua petenis kesulitan melakukan servis pada set pembuka yang panjang, tetapi unggulan kedelapan Fritz memimpin dengan mematahkan servis pada gim ke-12.

Rublev melaju melalui set kedua untuk memaksa ke set penentuan, yang dihentikan sementara karena hujan, dengan petenis nomor enam dunia itu unggul 3-2 pada servis.

Rublev semakin meningkatkan levelnya setelah pertandingan dimulai kembali. Dia melakukan tiga match point dan berhasil menyelesaikan pertandingan.

Rublev akan bermain di final keduanya musim ini, setelah kalah dari Daniil Medvedev di Rotterdam pada Maret.

Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2024