Jokowi minta masyarakat dari beragam etnis hidup harmonis di IKN
Jumat, 3 November 2023 10:13 WIB
Tangkap layar Presiden RI Joko Widodo memberi sambutan pada acara Festival Harmoni Budaya Nusantara 2023 yang disaksikan melalui tayangan video, Jumat (3/11/2023). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo meminta masyarakat dari beragam etnis dan budaya yang menjadi penghuni di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur dapat hidup harmonis.
Presiden menjelaskan bahwa masyarakat yang sejak dulu tinggal di wilayah sekitar IKN akan hidup berdampingan dengan masyarakat dari daerah lain setelah pemerintah melakukan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
"Dengan pembangunan IKN, Kalimantan Timur khususnya akan menjadi muara bertemunya berbagai budaya berinteraksi. Kita harapkan berinteraksi dengan baik, hidup rukun, dan harmonis, menjaga, melestarikan, mengembangkan identitas budaya lokal, nilai-nilai, dan tradisi masyarakat di Kalimantan Timur," kata Presiden Jokowi saat memberi sambutan pada acara Festival Harmoni Budaya Nusantara 2023 yang disaksikan melalui tayangan video, Jumat.
Dengan pembangunan IKN, Presiden Jokowi meminta perlunya dibangun kesadaran bersama, sikap saling menghormati, saling menghargai keragaman, dan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai sebuah kekuatan untuk membangun harmoni, kebersamaan, dan persatuan.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa selama tiga bulan terakhir, Kepala Negara mengunjungi IKN untuk melakukan peletakan batu pertama sejumlah infrastruktur.
Sejauh ini, ada lima hotel besar dalam proses pembangunan, empat rumah sakit dalam proses konstruksi, sekolah bertaraf internasional, dua pusat perbelanjaan, hingga pusat latihan PSSI yang memiliki delapan lapangan bola di IKN.
Namun demikian, Presiden menekankan pembangunan sumber daya lebih penting di IKN agar budaya di Kalimantan Timur dan Indonesia tidak tergerus oleh budaya asing.
"Itu semuanya fisik. Padahal mestinya yang didahulukan adalah pembangunan sumber daya manusia, pelestarian kebudayaan, merawat kebudayaan yang ada, jangan sampai nanti tergerus oleh budaya-budaya dari luar, budaya-budaya asing," kata Presiden.
Oleh karenanya, Presiden mengapresiasi terselenggaranya Festival Harmoni Budaya Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, untuk mengingatkan seni dan budaya Indonesia beragam serta majemuk.
"Sukunya saja kita memiliki 714. Artinya, kekuatan, karakter, budaya itu sangat, dan harus kita lestarikan dan harus kita rawat," kata Jokowi.
Presiden menjelaskan bahwa masyarakat yang sejak dulu tinggal di wilayah sekitar IKN akan hidup berdampingan dengan masyarakat dari daerah lain setelah pemerintah melakukan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
"Dengan pembangunan IKN, Kalimantan Timur khususnya akan menjadi muara bertemunya berbagai budaya berinteraksi. Kita harapkan berinteraksi dengan baik, hidup rukun, dan harmonis, menjaga, melestarikan, mengembangkan identitas budaya lokal, nilai-nilai, dan tradisi masyarakat di Kalimantan Timur," kata Presiden Jokowi saat memberi sambutan pada acara Festival Harmoni Budaya Nusantara 2023 yang disaksikan melalui tayangan video, Jumat.
Dengan pembangunan IKN, Presiden Jokowi meminta perlunya dibangun kesadaran bersama, sikap saling menghormati, saling menghargai keragaman, dan menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai sebuah kekuatan untuk membangun harmoni, kebersamaan, dan persatuan.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa selama tiga bulan terakhir, Kepala Negara mengunjungi IKN untuk melakukan peletakan batu pertama sejumlah infrastruktur.
Sejauh ini, ada lima hotel besar dalam proses pembangunan, empat rumah sakit dalam proses konstruksi, sekolah bertaraf internasional, dua pusat perbelanjaan, hingga pusat latihan PSSI yang memiliki delapan lapangan bola di IKN.
Namun demikian, Presiden menekankan pembangunan sumber daya lebih penting di IKN agar budaya di Kalimantan Timur dan Indonesia tidak tergerus oleh budaya asing.
"Itu semuanya fisik. Padahal mestinya yang didahulukan adalah pembangunan sumber daya manusia, pelestarian kebudayaan, merawat kebudayaan yang ada, jangan sampai nanti tergerus oleh budaya-budaya dari luar, budaya-budaya asing," kata Presiden.
Oleh karenanya, Presiden mengapresiasi terselenggaranya Festival Harmoni Budaya Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur, untuk mengingatkan seni dan budaya Indonesia beragam serta majemuk.
"Sukunya saja kita memiliki 714. Artinya, kekuatan, karakter, budaya itu sangat, dan harus kita lestarikan dan harus kita rawat," kata Jokowi.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prabowo: SMA Taruna Nusantara dibutuhkan untuk cari putra-putri terbaik bangsa
13 January 2026 17:48 WIB
Kemdiktisaintek: Sekolah Garuda Transformasi diharapkan jadi contoh sekolah lain
08 October 2025 13:46 WIB
Danantara pastikan aturan pemberian tantiem direksi dan komisaris BUMN sudah berjalan
19 August 2025 19:49 WIB
Presiden Prabowo perintahkan Danantara hapus tantiem direksi BUMN jika rugi
15 August 2025 19:11 WIB
Presiden Prabowo kritik elite yang sebut pemikiran Bung Karno-Bung Hatta sudah kuno
15 August 2025 14:27 WIB
Pidato Kenegaraan, Prabowo: Tujuan Indonesia merdeka untuk lepas dari kemiskinan
15 August 2025 11:37 WIB
Danantara tetapkan aturan pemberian insentif kepada direksi & komisaris BUMN
01 August 2025 15:34 WIB