Warga Pulau Ambo Nikmati Listrik Tenaga Surya
Jumat, 10 Januari 2014 10:30 WIB
Kepala Desa Pulau Ambo Bala-balakang Kabupaten Mamuju Bahtiar Salam (ANTARA FOTO/Aco Ahmad)
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Warga yang bermukin di Desa Pulau Ambo Bala-Balakang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai menikmati listrik tenaga surya yang dibangun oleh pemerintah pusat.
"Masyarakat kami bersuka cita karena telah bisa menikmati listrik dari tenaga surya," kata Kepala Desa Pulau Ambo Bahtiar Salam di Mamuju, Jumat.
Ia menjelaskan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu dianggarkan sedikitnya Rp2 miliar pada Tahun Anggaran 2013.
Saat ini, kata dia, proyek PLTS terpusat itu memiliki kekuatan 15 kilowatt.
Kapasitas listrik tenaga surya itu, katanya, bisa menyuplai listrik untuk 100 keluarga di dua dusun, yakni Pulau Ambo Selatan dan Pulau Ambo Utara.
"Warga yang ada di dua dusun dengan jumlah 116 kepala keluarga, kini mengakhiri masa pelik energi listrik, makanya warga kami akan menggelar acara syukuran atas hadirnya PLTS terpusat," kata Bahtiar.
Ia mengatakan bahwa selama ini, masyarakat di pulau itu hanya mengandalkan listrik mesin genset dengan bahan bakar solar tiga liter per hari dengan biaya Rp21.000 untuk setiap keluarga.
Bahtiar menjelaskan bahwa dengan hadirnya PLTS terpusat akan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir karena telah bisa menghemat anggaran.
"Masyarakat pesisir akan lebih berkembang dengan hadirnya PLTS," katanya.
Ia mengharapkan pemerintah mengembangkan program listrik tenaga surya di daerah itu pada masa mendatang.
"Kita berharap, pemerintah meningkatkan bantuannya karena masih ada dusun yang belum menikmati listrik," katanya.
"Masyarakat kami bersuka cita karena telah bisa menikmati listrik dari tenaga surya," kata Kepala Desa Pulau Ambo Bahtiar Salam di Mamuju, Jumat.
Ia menjelaskan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral itu dianggarkan sedikitnya Rp2 miliar pada Tahun Anggaran 2013.
Saat ini, kata dia, proyek PLTS terpusat itu memiliki kekuatan 15 kilowatt.
Kapasitas listrik tenaga surya itu, katanya, bisa menyuplai listrik untuk 100 keluarga di dua dusun, yakni Pulau Ambo Selatan dan Pulau Ambo Utara.
"Warga yang ada di dua dusun dengan jumlah 116 kepala keluarga, kini mengakhiri masa pelik energi listrik, makanya warga kami akan menggelar acara syukuran atas hadirnya PLTS terpusat," kata Bahtiar.
Ia mengatakan bahwa selama ini, masyarakat di pulau itu hanya mengandalkan listrik mesin genset dengan bahan bakar solar tiga liter per hari dengan biaya Rp21.000 untuk setiap keluarga.
Bahtiar menjelaskan bahwa dengan hadirnya PLTS terpusat akan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat pesisir karena telah bisa menghemat anggaran.
"Masyarakat pesisir akan lebih berkembang dengan hadirnya PLTS," katanya.
Ia mengharapkan pemerintah mengembangkan program listrik tenaga surya di daerah itu pada masa mendatang.
"Kita berharap, pemerintah meningkatkan bantuannya karena masih ada dusun yang belum menikmati listrik," katanya.
Pewarta : Aco Ahmad
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
200 dokter gigi anak bersatu wujudkan senyum sehat di Pulau Kodingareng Makassar
01 May 2026 22:27 WIB
KM Intim Teratai rute Kupal Halmahera Selatan ke Ternate, karam di perairan Pulau Makian
18 February 2026 10:34 WIB
Tiga nelayan Pangkep ditemukan selamat di Kepulauan Selayar usai hilang lima hari
12 January 2026 18:35 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Hujan petir berpotensi guyur sejumlah kota besar pada Selasa, Makassar hujan ringan
19 May 2026 7:30 WIB